Home

History Novels – The Quotes

Leave a comment

dscn2704

Maharani  – Pearl S. Buck

  • Bahaya terbesar di antara semua bahaya adalah meremehkan musuh
  • Yang sedang dibacanya adalah buku-buku mengenai ketabiban, masalah yang sama sekali tidak dikuasainya, teteapi ia bertekad mempelajari semuanya dan apa saja yangpaling tidak diketahuinya dan yang ingin diketahuinya. Ini bukan saja karena kehausannya akan pengetahuan dan rasa ingin tahunya mengenai alam semesta, tetapi juga karena ia selalu ingin lebih tahu daripada siapa saja yang diajaknya berbicara
  • Anak itu menjadi sebab dari semua yang dilakukannya, menjadi alasan dari segala sesuatu yang telah dikerjakannya, menjadi alas an dari segala sesuatu yang telah dikerjakannya
  • Ibu Suri tidak mengizinkan guru-guru memanjakannya dengan pujian. Ia menegur mereka kalau didengarkannya mereka memujinya. “Jangan kalian membandingkannya dengan anak-anak lain” katanya. “Kalian hanya boleh membandingkan pekerjaannya dengan apa yang seharusnya mampu ia kerjakan
  • Ia pun tak pernah berhenti membaca

More

My Dad, My Hero

Leave a comment

dad

Pada saat perjalanan pulang naik bis dari tanah suci menuju Jeddah, tiba-tiba papa mugi “sesenggukan” bercucur air mata. Mama yang duduk disamping heran “lho kenapa pa? Kok nangis” sambil terbata-bata “Iyo.. aku eling astu karo maya”

Yeah that’s my dad. Ibarat punya kue gitu pengennya dibagi-bagi makan bareng keluarga. Enggak pengen dinikmati sendiri. Termasuk umroh kemarin pengennya bareng-bareng semua bareng anak cucu. Hmm. Someday ya pa… Bismillah

Sebenarnya ada beberapa hal niy kalau boleh cerita tentang papa yang hingga saat ini saya kagumi dan teladani

1. Jujur dan pantang menyerah
Pas kuliah dulu papa pernah enggak naik kelas. Bukan karena bodoh tapi papa pas ujian keukeuh enggak mau nyontek sementara temen papa yang lain saling “simbiosis mutualisme”. Dulu masih pakai sistem gugur jadi papa harus ngulang 4 semester! Kebayang gak siy. Papa sempat hampir putus asa, nangis dan mau dibakar tuh buku-buku kuliah.

More

Cruising marriage life

Leave a comment

foto-abi-ami

Saat kita memutuskan untuk menikah, itu ibarat mengajak pasangan kita untuk naik bahtera melewati samudera. Saat berlayar kadang cuaca nya tenang dan indah, melewati gugusan pulau, mentari bersinar dengan hangat tapi adakalanya ada hujan badai, ombak menggulung-gulung, langit tertutup awan yang tebal dan bergemuruh. More

Life is all about preparation

Leave a comment

sarahsechan_wishnutama

“Hei Abi! Sini deh”
“Opo mi?”
“Lihat niy!”
ternyata story teller yang cantik ini nunjukin ada video di youtube. ada wawancara mbak sarah sechan dan mas wishnutama CEO NET. di tengah-tengah sibuknya persiapan net 2.0 (2015). Ada yang menarik

Sarah sechan (S)
Wishnutama (W)

S : Mas Tama aku mau nanya sesuatu ya. silakan pilih disini aja! (menunjukkan beberapa kartu berisi pertanyaan)
W : Enggak. terserah deh. saya enggak mau.. saya enggak suka gambling soalnya
S : But Life is about gambling. No?
W : No No No. Life is about preparation!
S : Oh gitu ya? Tapi kita kan bisa prepare sebagaimana bagusnya tapi things can happen
W : Ya tapi opportunity selalu akan datang kapan aja.. kalau kita siap siy siap aja.. More

5 amalan paling utama dalam Islam

Leave a comment

Khutbah jum’at kali ini beda. Menyejukkan. Butuh banget yang seperti ini. Karena surabaya sudah cukup panas dengan global warming nya. Khatib nya sudah lanjut, bersahaja, artikulasinya jelas, yang disampaikan juga lugas.

Beliau memulai dengan membahas sebuah haditz. Pada saat itu ada sahabat ada yang bertanya kepada Rasulullah tentang amalan-amalan apa yang paling utama. Kemudian rasul menjawab (yang mungkin dalam haditz yang berbeda). Tenyata ada 5. Apa saja? Tahajjud? Puasa? Ternyata bukan! Semuanya menyangkut hablum minannaas. Tentang hubungan antar manusia

1. Manusia yang bermanfaat untuk manusia lain
Tidak memandang suku agama dan ras lho. Sesuai dengan profesi anda masing-masing. Guru ya mengajar, dokter mengobati pasien, tukang sampah mengangkut sampah agar tidak menjadi penyakit, sopir taksi mengantar penumpang dengan ramah dan jujur dsb

2. Menyenangkan orang lain
Tidak harus mahal. Cukup dengan hal-hal yang sederhana mulai dari senyum dan sapa. Siapapun itu. Kadang miris niy lihat anak-anak muda yang chasing luarnya islami tapi akhlaknya nol. Tidak suka menyapa, jarang senyum dan terlihat gahar. Bukan begitu islam itu akhlak. Islam itu perilaku. Wirid dan sholat itu harus tapi jangan dibanggakan. Semua itu tujuan sebenarnya adalah membentuk akhlak. Outputnya hablum minannaas. Ah betapa banyak dahulu suku, manusia, bangsa yang akhirnya masuk islam karena melihat akhlak nabi yang jujur, pemaaf, cinta keluarga, welas asih meski orang itu membenci Beliau.

masih ingat kan kisah nabi dengan yahudi tua yang buta. Yahudi ini mengkata katai beliau, menyumpah serapah, menistakan beliau dan islam. Tapi apa yang nabi lakukan? Beliau menyuapi yahudi ini dengan lembut. Dikunyahnya dulu makanan sehingga lunak bercampur dengan enzim baru kemudian disuapkan. Dengan tetap tersenyum dan tanpa dendam. Tertegunlah yahudi tua ini pada saat ia diberitahu khalifah abu bakar as-shiddiq  bahwa selama ini yang menyuapinya adalah Rasulullah sendiri. Tak lama setelah Beliau wafat. Beautiful isn’t it?

3. Membantu orang lain dari kesulitan kesulitannya
Misal niy mau jumatan  udah rapih pake kopyah sama sarung. Lalu lihat koh liauw pemilik toko bangunan lagi jatuh dari sepeda motor. Yah ditolongin lah ini syar’i lebih utama. Ketinggalan sholat masih bisa dijamak. Tapi tolong menolong sesama manusia selama masih dalam koridor kebaikan itu wajib hukumnya. Ane pernah baca bahwa ayat ayat dan kisah kisah di al-quran itu lebih banyak membahas hubungan horizontal sesma manusia datipada ibadah vertikal yang sifatnya ritual. Sering tuh bersanding antara perintah sholat dan zakat. Artinya sholat harus diiringi dengan kepedulian terhadap sesama

4. Membebaskannya dari jeratan hutang
Ini niy yang agak berat. Maksudnya hutang sekunder. Artinya kita membebaskan hutangnya orang lain. Misal dia masih punya hutang spp sama pihak sekolah. Yah kalo kita mampu kita bayarin. Gimana bisa bayar? Ya kitanya harus kaya. Kata rasul tangan diatas itu jauh lebih baik daripada tangan dibawah

5. Memberi makan
Ini juga sebagai instropeksi diri sendiri. Seharusnya kita lebih peka jika ada saudara atau tetangganya yang kelaparan. Harus tanggap. Kata nabi tidak beriman seseorang bila ia kenyang sementara tetangganya kelaparan. Karena yang imannya baik ia akan menahan diri banget untuk tidak mengemis, untuk tidak meminta. Kontras dengan yang sekarang banyak yang berduit tapi tidak malu untuk meminta minta. Orang seperti ini nanti di akhirat akan mempunyai wajah seperti tengkorak. Tanpa daging dan kulit. Karena tidak punya malu sama sekali.

Demikian kawan yang bisa saya bagi hari ini. Haus banget khotbah yang kayak gini
Wassalamualaikum

Catatan @astumd (Jumat, 18 november 2016)

Rule of four – The quotes

Leave a comment

dscn2123

  • Tesis adalah sesuatu yang begitu besar yang harus kaupanggul sampai kau tak bisa keluar darinya. Sesuatu itu bernama tanggung jawab
  • Yang ajaib dari kecerdasan Paul , ia memiliki kesabaran lebih dari siapapun yang pernah kutemui, dank arena itulah ia dapat mengatasi masalah dengan mudah
  • Kuncinya adalah memfokuskan diri, kemauan kuat untuk tidak diganggu
  • Kecintaan akan buku mengalir dalam darahku
  • Yang kuat mengambil dari yang lemah, tetapi yang pintar mengambil dari yang kuat
  • Leonardo menulis bahwa seorang pelukis seharusnya memulai setiap lukisan dengan sapuan warna hitam, karena semua benda ini gelap kecuali di tempat-tempat yang terkena cahaya (160)
  • Satu-satunya hal yang bisa diketahui orang lain tentang dirimu adalah apa yang kau perlihatkan pada mereka (160)
  • Jangan menenggelamkan dirimu begitu dalam pada sesuatu, yang jika sesuatu itu gagal maka kebahagianmu juga akan ikut tercabut (163)
  • Seorang kawan baik akan berdiri menghadapi mara bahaya untukmu di saat kau memintanya, tetapi seorang kawan sejati akan melakukannya tanpa perlu diminta sama sekali

Rembulan tenggelam di wajahmu – The Quotes

Leave a comment

REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU

By : Tere liye

img_20160929_153447

  • Tidak ada niat baik yang boleh dicapai dengan cara yang buruk dan sebaliknya tidak ada niat buruk yang berubah baik meski dilakukan dengan cara-cara baik
  • Tidak banyak yang tahu apa sebab-akibat dari setiap keputusan hidup yang akan diambilnya
  • Ray, tulah mengapa tidak semua orang mengerti apa sebab-akibat kehidupannya. Dengan tidak tahu, maka mereka yang menyadari kalau tidak ada yang sia-sia dalam kehidupan akan selalu berbuat baik
  • Sekecil apapun itu, setiap perbuatan kita memiliki sebab-akibat
  • Siklus sebab-akibat itu sudah ditentukan. Tidak ada yang bisa merubahnya kecuali satu. Yaitu kebaikan. Kebaikan bisa merubah takdir
  • Seseorang yang memahami siklus sebab-akibat itu, seseorang yang tahu bahwa kebaikan bisa merubah siklusnya , maka dia selalu mengisi kehidupannya dengan perbuatan baik. Mungkin apa yang dilakukannya terlihat sia-sia, mungkin apa yang dilakukannya terlihat tidak ada harganya bagi orang lain, tapi dia tetap mengisiya dengan sebaik mungkin
  • Tetapi langit peduli
  • Ray, kecil-besar nilai sebuah perbuatan langit yang menentukan, kecil-besar pengaruhnya bagi orang, langit juga yang menentukan . Bukan berdasarkan ukuran manusia yang amat keterlaluan mencintai dunia ini
  • Kalian mungkin memiliki masa lalu yang buruk, tapi kalian memiliki kepal tangan untuk engubahnya. Kepal tangan yang akan menentukan sendiri nasib kalian hari ini, kepal tangan yang akan melukis senidiri masa depan kalian
  • Aku ingin kalian berpendidikan memiliki kebanggan atas hidup, bertanggung jawab. Suatu saat kau akan mengerti , terkadang pukulan tidak mesti dibalas pukulan. Luka tidak mesti dibalas dengan luka
  • Pemahaman dan penerimaan yang tulus dari kejadian menyakitkan itulah yang abadi
  • Bukan sisa-sia, tapi berikanlah yang terbaik. Karena yang terbaik itu akan kembali kepada kalian (196)
  • Pembalasan di dunia hanya sepotong kecil dari keadilan langit (197)
  • Selalulah berprasangka baik (197)
  • Ya, berharap sedikit, memberi banyak (197)
  • Semua ini seharusnya memang selalu dipahami dari sisi yang pergi (320)
  • Anak muda seperti kalian memang hebat. Tidak mengenal rasa takut akan risiko. Bahkan ketakutan terbesar kalian justru perasaan takut atas ketakutan itu sendiri bukan? (356)
  • Betapapun dunia ini, sehebat apapun dia, setinggi apapun dia, ternyata tidak sejengkalpun, tidak sehastapun yang akan dibawa mati
  • Benarlah, terkadang kesunyian bisa membunuh (398)
  • Bagaimana mungkin posisinya tetap lebih bai kalau harta-benda itu didapatkan denga cara-cara yang tidak baik? Bagaimana pula lebih jelek kalau kemiskinan itu memberikan kehormatan hidup
  • Ketika kau merasa hidupmu menyakitkan dan merasa muak dengan semua penderitaan maka itu saatnya kau harus melihat ke atas, pasti ada kabar baik untukmu, janji-janji, masa depan dan sebaliknya, ketika kau merasa hidupmu menyenangkan dan selalu merasa kurang dengan semua kesenangan maka saat itulah kau harus melihat ke bawah, pasti ada yang lebih tidak beruntung darimu, Hanya sesederhana itu, dengan begitu, kau akan selalu pandai bersyukur

Older Entries Newer Entries