dscn2690

Han, HS (2013). Parent with no property. B First : Jogjakarta

Buku ini meruntuhkan anggapan bahwa bila ingin berhasil dalam pendidikan harus melalui pendidikan khusus (kursus). Karya penulis Korea Han Hee-Seok ini menceritakan  pengalaman pribadinya dalam mendidik anak sehingga berhasil sampai perguruan tinggi di tengah keterbatasan finansial. Inti dari keberhasilannya adalah totalitasnya untuk terlibat secara aktif pada pendidikan Geoul, putri sulungnya. Totalitas menjadi coach dalam proses belajarnya. Berikut adalah tips-tips suksesnya :

Ajarkan anak untuk :

  1. Membuat catatan di saat mendengarkan guru mengajar, catat yang penting dengan gayamu sendiri sehingga terekam emosi, suasana saat itu
  2. Berani bertanya kepada guru jika ada hal-hal yang tidak dimengerti. Guru akan dengan senang hati menerangkan
  3. Belajar bahasa Inggris tekankan pada tata bahasa, karena akan terpakai terus hingga pendidikan tinggi. Tata bahasa harus dikuasai dengan baik
  4. Belajar bahasa Inggris gunakan dengan suara yang keras agar meresap kata-kata asing dan menimbulkan keberanian untuk membicarakannya di depan umum
  5. Mengenal kesenian (Drama, sastra, musik dan seni lukis). Seni akan membuat anak lebih peka dan lembut
  6. TV bukanlah hal yang buruk tapi dampingi dan pilih program-program dokumenter. Saat membaca koran pilih kolom-kolom dimana seorang penulis mengutarakan pikiran, analisis dan idenya
  7. Gemar membaca buku. Tidak harus beli namun bisa meminjam di perpustakaan. Pilihkan buku yang punya nilai sastra tinggi, mendidik, atau memberikan wawasan
  8. Beristirahat di saat ia mulai jenuh. Luangkan waktu untuk rekreasi sejenak bersama keluarga
  9. Cukup istirahat. Begadang hanya akan membuat anak keesokan harinya sulit berkonsentrasi karena mengantuk
  10. Ujian nasional adalah proses panjang, maka siapkan sejak jauh-jauh hari

The Quotes

  • Anak yang pandai menganggap bahwa catatn itu penting
  • Selama melihat lukisan, menonton pertunjukan drama yang bagus dan menikmati pertunjukan orkestra yang dipadati banyak orang. Pandangan anak akan menjadi lebih luas
  • Melihat dengan mata, mendengar dengan telinga, kemampuan merasakan dan berimajinasi yang ada dalam otaknya itulah yang kelak akan menjadi pelajaran dan dengan sendirinya akan berpengaruh terhadap nilai mereka
  • Geoul dalam belajar diperlukan juga sebuah keberanian. Dan keberanian itu tidak bisa ditunjukkan oleh siapapun. Apakah bertanya itu suatu hal yang memalukan?
  • Kalau sudah mencoba sekali saja, untuk yang berikutnya sudah bukan apa-apa lagi
  • Sekali kita mempelajari tata bahasa, maka itu akan terus teringat seumur hidup
  • Geoul sungguh menyadari bahwa belajar merupakan proses untuk menemukan. Dia tidak pernah terlalu lama mengeluh, fokus pada tujuan dan bersungguh-sungguh untuk meraih posisi pertama di sekolah. Adiknya pun melihat kesungguhannya dan pelan-pelan untuk mencintai ilmu
  • Meskipun dimasukkan ke tempat kursus terbaik dan diberikan buku materi kursus yang sangat bagus tidak akan dapat mengalahkan siswa yang memiliki tekad dan kemauan untuk belajar
  • Namun jangan pernah sekalipun memiirkan mereka, kamu harus tetap berlari dengan caramu sendiri dan jangan pernah berhenti berusaha
  • Sebenarnya jawabannya hanya satu. Pujian dan dorongan. Hanya itu
  • Yang paling penting dalam belajar sekiranya adalah konsentrasi. Kalau sampai kurang tidur dara-gara begadang untuk belajar, tubuh dan otak kita tidak akan sanggup berkonsentrasi
  • Ujian akhir adalah proses jangka panjang
  • Saat semakin sibuk, pulanglah ke rumah
  • Terserah aku mau melakukan apapun, yang penting harus rajin membaca buku
  • Kelak kalau punya uang, tidak boleh hidup seperti babi. Harus berbagi
  • Kita tidak boleh putus sekolah, hanya karena masalah ekonomi, kita harus naik ke tempat yang lebih tinggi dan naik ke tempat yang lebih sulit. Karena bagi kita, tidak ada bukit yang tidak bisa didaki

 

Catatan @astumd

Minggu, 15 Januari 2017 (13:58)

Advertisements