REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU

By : Tere liye

img_20160929_153447

  • Tidak ada niat baik yang boleh dicapai dengan cara yang buruk dan sebaliknya tidak ada niat buruk yang berubah baik meski dilakukan dengan cara-cara baik
  • Tidak banyak yang tahu apa sebab-akibat dari setiap keputusan hidup yang akan diambilnya
  • Ray, tulah mengapa tidak semua orang mengerti apa sebab-akibat kehidupannya. Dengan tidak tahu, maka mereka yang menyadari kalau tidak ada yang sia-sia dalam kehidupan akan selalu berbuat baik
  • Sekecil apapun itu, setiap perbuatan kita memiliki sebab-akibat
  • Siklus sebab-akibat itu sudah ditentukan. Tidak ada yang bisa merubahnya kecuali satu. Yaitu kebaikan. Kebaikan bisa merubah takdir
  • Seseorang yang memahami siklus sebab-akibat itu, seseorang yang tahu bahwa kebaikan bisa merubah siklusnya , maka dia selalu mengisi kehidupannya dengan perbuatan baik. Mungkin apa yang dilakukannya terlihat sia-sia, mungkin apa yang dilakukannya terlihat tidak ada harganya bagi orang lain, tapi dia tetap mengisiya dengan sebaik mungkin
  • Tetapi langit peduli
  • Ray, kecil-besar nilai sebuah perbuatan langit yang menentukan, kecil-besar pengaruhnya bagi orang, langit juga yang menentukan . Bukan berdasarkan ukuran manusia yang amat keterlaluan mencintai dunia ini
  • Kalian mungkin memiliki masa lalu yang buruk, tapi kalian memiliki kepal tangan untuk engubahnya. Kepal tangan yang akan menentukan sendiri nasib kalian hari ini, kepal tangan yang akan melukis senidiri masa depan kalian
  • Aku ingin kalian berpendidikan memiliki kebanggan atas hidup, bertanggung jawab. Suatu saat kau akan mengerti , terkadang pukulan tidak mesti dibalas pukulan. Luka tidak mesti dibalas dengan luka
  • Pemahaman dan penerimaan yang tulus dari kejadian menyakitkan itulah yang abadi
  • Bukan sisa-sia, tapi berikanlah yang terbaik. Karena yang terbaik itu akan kembali kepada kalian (196)
  • Pembalasan di dunia hanya sepotong kecil dari keadilan langit (197)
  • Selalulah berprasangka baik (197)
  • Ya, berharap sedikit, memberi banyak (197)
  • Semua ini seharusnya memang selalu dipahami dari sisi yang pergi (320)
  • Anak muda seperti kalian memang hebat. Tidak mengenal rasa takut akan risiko. Bahkan ketakutan terbesar kalian justru perasaan takut atas ketakutan itu sendiri bukan? (356)
  • Betapapun dunia ini, sehebat apapun dia, setinggi apapun dia, ternyata tidak sejengkalpun, tidak sehastapun yang akan dibawa mati
  • Benarlah, terkadang kesunyian bisa membunuh (398)
  • Bagaimana mungkin posisinya tetap lebih bai kalau harta-benda itu didapatkan denga cara-cara yang tidak baik? Bagaimana pula lebih jelek kalau kemiskinan itu memberikan kehormatan hidup
  • Ketika kau merasa hidupmu menyakitkan dan merasa muak dengan semua penderitaan maka itu saatnya kau harus melihat ke atas, pasti ada kabar baik untukmu, janji-janji, masa depan dan sebaliknya, ketika kau merasa hidupmu menyenangkan dan selalu merasa kurang dengan semua kesenangan maka saat itulah kau harus melihat ke bawah, pasti ada yang lebih tidak beruntung darimu, Hanya sesederhana itu, dengan begitu, kau akan selalu pandai bersyukur