CIMG8513

Kalau sudah ngopi di warung rasanya fresh. Kan ada sejuta solusi dalam secangkir kopi – M. Qosim (Wakil Bupati Gresik)

Saat ini di Indonesia, kopi sudah menjadi gaya hidup. merata dari berbagai strata sosial dari warung kopi hingga starbucks. Menurut data dari Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) tahun 2013, Komsumsi kopi di Indonesia mencapai 1 kg/kapita/tahun atau sekitar 260 juta ton kopi per tahunnya

Dalam secangkir kopi rata-rata mengandung 80-175 mg kafein. tergantung dari jenis biji kopi dan teknik penyeduhannya. Kafein merupakan derivat dari metilxanthine yang secara farmakologis bekerja sebagai reseptor antagonis adenosine (neurotransmitter) dan menghambat enzim fosfodiesterase. Sehingga seperti halnya obat, kafein memiliki beberapa efek pada tubuh

  1. Otak
    • Kafein menghambat akumulasi adenosin di sinaps saraf pusat. Sifatnya yang lipofilik dan hidrofilik dapat menembus Blood Brain Barrier dan menstimulasi dopamin dan endorfin sehingga punya efek stimulan. Komsumsi kopi dosis rendah hingga moderat dapat Meningkatkan kewaspadaan, konsentrasi, mencegah rasa kantuk, mengurangi kelelahan fisik, mencegah demensia (pikun), parkinson dan 10% risiko depresi dan bunuh diri
  2. Sistem Kardiorespirasi
  • Kafein mempengaruhi respon vagal, vasomotor dan siklus respirasi. Hambatan pada reseptor adenosine menimbulkan efek berdebar, penyempitan pembuluh darah, relaksasi otot polos bronkus (anti asma). Komsumsi kopi baru menimbulkan efek kardiovaskuler apabila diminum lebih dari 5 cangkir sehari (>600 mg) pada dosis rendah/moderat kafein justru bersifat cardio stimulant dan meningkatkan aliran pembuluh darah koroner
  1. Sistem Pencernaan
  • Kopi berpengaruh pada peningkatan asam lambung dan gerak peristaltik sehingga tidak jarang kemudian memicu BAB
  1. Ginjal
  • Kafein menghambat reabsorbsi natrium di tubulus proksimal sehingga terjadi diuresis dan natriuresis. artinya lebih banyak air dan natrium yang dibuang lewat urine. Mendorong rasa ingin buang air kecil

Kopi aman dikomsumsi dengan dosis kafein 2,5 mg/kgBB atau 400 mg per hari. Dosis berbahaya yaitu 10 gram (50-100 cangkir kopi). Beberapa referensi juga mengatakan kopi juga dapat menjadi proteksi dari kanker hepatoseluler, endometrium dan sirosis hati. Wow! Ngopi dhisik yo rek! Assalamualaikum

Catatan @astumd

Surabaya, 17 Agustus 2016