Aging

“Ayah. mengapa daun menguning dan kemudian gugur. jatuh ke tanah?”

“Hazna, Seperti halnya manusia. Tumbuhan juga mengalami proses menua. tumbuh dari biji menjadi tunas, mengijau lalu pada titik tertentu akan menguning dan gugur. Kalau dalam ilmu biologi namanya absisi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi. Yang pertama karena ada penumpukan sisa-sia metabolisme mengakibatkan penurunan metabolisme, enzim fotosintesis berkurang sehingga daun menjadi kurang nutrisi. Untuk bertahan maka tumbuhan melakukan proses yang dinamakan klorosis. artinya zat hijau daun (klorofil) dirombak supaya menjadi nutrisi. Akibatnya warna daun berubah menjadi kuning. lama kelamaan mati dan gugur. tepat di zona absisi yang ada di pangkal

“Yang kedua nutrisi. seperti kalau kita kurang makan. kalau tumbuhan kurang zat hara dan mineral seperti sulfat, kalium, kalsium, Magnesium Fe dan fosfor”

“Ketiga faktor air. Saat kemarau lebih banyak transpirasi atau penguapan via pori-pori (stomata) sehingga air yang keluar tidak berimbang dengan air yang masuk. Untuk bertahan hidup maka tumbuhan menggugurkan daunnya. untuk menghemat air”

“Dan yang terakhir adalah faktor ketidakseimbangan hormon. Tumbuhan punya hormon yang dinamakan fitohormon. terdiri dari auksin dan etilen. saat tumbuhan menua, tumbuhan akan lebih sensitif terhadap etilen sehingga memicu pengeluaran hormon lain pektitase dan selulase. hormon hormon ini akan melarutkan lamela dan dinding-dinding sel pada zona absisi”

Dan sungguh, jika Kami mengirimkan angin (kepada tumbuh-tumbuhan) lalu mereka melihat (tumbuh-tumbuhan itu) menjadi kuning (kering), benar-benar tetaplah mereka sesudah itu menjadi orang yang ingkar (QS 30:51)

Catatan @astumd
Surabaya, 14 Agustus 2016