Home

“Welcome To Wherever You Are”

Leave a comment

Sekitar tahun 2006 saat masih jadi dokter muda, saya pernah mengalami yang namanya galau. Envy sama temen-temen SMU yang sudah bekerja di Perusahaan minyak dengan gaji puluhan juta.
Mereka sudah bisa hidup mandiri dan membantu perekonomian keluarga sementara saya saat itu masih bersekolah dan menjadi beban keluarga.
Semua keluhan itu saya sampaikan di kantin syaraf. kepada seorang sahabat, sekaligus penasihat spiritual saya. Nenek Sita. Hah nenek? Ah ceritanya panjang mengapa bisa seperti itu. Bukan secara harfiah tapi karena lebih karena kematangannya sebagai seorang individu. Pandangannya teduh, karismatik, dan siapapun akan merasa tentram saat berbincang-bincang dengannya.
Seperti biasa ia pun mendengarkanku dengan seksama di setiap titik dan koma. Apa yang ia lakukan setelahnya?
Dengan cara yang tak biasa. Ia meminjamkan Nokia N seriesnya lalu berkata

“ Coba deh cu’ (red:cucu) dengerin lagu ini!”

Nada pun mengalun diawali dengan dentingan gitar akustik dilanjutkan dengan hentakan slow rock tapi tetap harmonis, melankolis dan penuh makna

Mau tau liriknya? Here we are

“Welcome To Wherever You Are”
Maybe we’re different, but we’re still the same
We all got the blood of Eden, running through our veins
I know sometimes it’s hard for you to see
You come between just who you are and who you wanna be
If you feel alone, and lost and need a friend
Remember every new beginning, is some beginning’s end
[Chorus]
Welcome to wherever you are
This is your life, you made it this far
Welcome, you gotta believe
That right here right now, you’re exactly where you’re supposed to be
Welcome, to wherever you are
When everybody’s in, and you’re left out
And you feel your drowning, in a shadow of a doubt
Everyones a miracle in their own way
Just listen to yourself, not what other people say
When it seems you’re lost, alone and feeling down
Remember everybody’s different
Just take a look around
[Chorus]
Be who you want to, be who you are
Everyones a hero, everyones a star
When you wanna give up, and your hearts about to break
Remember that you’re perfect, God makes no mistakes
[Chorus]

So Powerful! Gila niy lagu!

Coba perhatikan liriknya! Ooo ternyata nenek Sita yang juga pengagum berat Bon Jovi ini mengajariku kira-kira seperti ini

Kita mungkin berbeda, tapi kita semua sebenarnya sama, bak aliran darah. Sedih dan sulit kadang kita rasakan disaat kita melihat keadaan kita sekarang dan apa yang ingin kita capai. Disaat seperti itu kadang kita merasa sepi, tersesat dan butuh banget yang namanya teman mencurahkan kegagalan-kegagalan disaat kita baru saja memulai langkah. Namun sahabat yang baik akan bernasihat. “Terimalah dirimu apa adanya! ini hidupmu yang telah engkau capai sejauh ini. kamu harus percaya bahwa disini, saat ini kamu adalah dirimu yang seharusnya. Setiap orang mempunyai kejaiban dalam dirinya. Dengarkan saja kata hatimu dan bukan orang lain Setiap orang itu berbeda, Lihat saja sekelilingmu! Jadilah seperti yang kau inginkan, setiap orang adalah pahlawan, setiap orang adalah bintang. Disaat kamu akan menyerah dan hatimu mau hancur. Selalu ingat bahwa dirimu itu sempurna dan Tuhan tidak mungkin membuat kesalahan 🙂

Dedicated for : Nurul Massita.
“Janganlah ada tujuan lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya jiwa” (Kahlil Gibran)

@astu_MD
Surabaya, 1 Juni 2011

Perjalanan meminang bidadari – a Book Review

Leave a comment

Prelude

 

“Aku tidak melawan Yahudi karena mereka Yahudi. Aku melawan karena mereka merampas tanah kami” |Syaikh  Ahmad Yassin

 

Siapa sih yang mau ditindas? Binatang saja bila tersudut, ia akan melawan habis-habisan walau harus kehilangan nyawanya.

Apalagi sebuah bangsa yang bermartabat. Dengan mengatasnamakan ideologi dan Ekonomi banyak negara-negara imperialis yang menghalalkan segala cara untuk menindas bangsa yang lain. Negara yang mulanya damai bisa dalam sekejap penuh dengan mimpi buruk.

Libya, Afganistan, Palestina, Mesir, Chechnya. Adalah bumi perjuangan yang melahirkan diantaranya 10 tokoh yang memilih untuk tinggal diam membela tanah airnya dari kezaliman penguasa dan penjajah.

Dari Bumi Libya ada Omar Mukhtar (guru mengaji yang berubah menjadi gerilyawan melawan penjajah Italia).

Dari Bumi Palestina ada tokoh2 HAMAS Syekh Ahmad Yasin (Pejuang karismatik pemilik kursi roda) dan Abdul Aziz Rantisi (spesialis anak yang memilih mati didepan Helikopter Apache), Yahya Ayyash (Sang Pemilik 1000 wajah).

Dari Chechnya dan Eropa Tengah ada 3 sahabat pemberani Dzokar Musayevich Dudayev. Ibnul Khatab dan Syamil Basayef.

Dari bumi Mesir ada Sayyid Qutb (Founder Ikhwanul Muslimin) dan Hasan Al-Banna (guru para syuhada) yang legendaris.

Media barat dan kaum orientalis dengan bebagai kepentingan tentu saja mencap mereka sebagai kaum radikal, ekstrim , teroris.  Film-film Hollywood hampir selalu menggambarkan bangsa Arab  dengan kesan-kesan yang kejam dan menyeramkan.

Sejarah telah mencatat kejadian-kejadian yang begitu kelam dan biadap.  Dimana puluhan ribu umat muslim menjadi korban pembantaian. Dan perjuangan melawan kebatilan akan selalu ada selama masih ketidakadilan

  • Di Bosnia, Kosovo dan Chechnya (1992-sekarang), lebih dari 200.000 Muslim dibantai dan lebih dari 1,5 juta Muslim terluka, menjadi tunawisma atau diasingkan. Lebih dari 50.000 muslim wanita dan anak perempuan diperkosa.
  • Selama 15-18 September 1982, milisi Phalagist yang didukung Israel membantai 50.000 orang Palestina, diperkirakan di kamp pengungsi Sabra dan Shatila di Libanon.
  • Selama 8 tahun terakhir, pasca invasi Amerika ke Irak, seluruh penduduk Irak berada dalam kondisi horror, lebih dari 1 juta meninggal termasuk 575.000 anak-anak.
  • Yang lagi in. Pembantaian Srebenica. Juli 1995. Lebih dari 8000 pria dewasa dan anak-anak tewas dibantai.
  • Dsb

Coba googling dan lihat korban-korban nya. Mungkin sebagian dari anda akan muntah. Sebagian menutup mata. Sebagian mengutuk. Sebagian tidak peduli. Sebagian begidik ngeri.

Now who’s the real terrorist?

Content

Buku ini mengutarakan biografi singkat inspiratif ke 10 tokoh syahid. Dengan berbagai macam profesi yang dengan keberaniannya menjadi pemimpin bagi bangsanya untuk melawan penjajahan manusia atas manusia. Dibahas pula sisi-sisi menarik dari tiap tokoh misalnya Imam Hasan Al-Bana dari kecil mempunyai hobi membangunkan muadzin untuk shalat shubuh sekaligus menjadi jamaah yang termuda, Ada Yahya Ayyash. Jenius eletronika dari palestin, manusia seribu wajah  yang suka menyamar  dan langsung masuk ke Jantung kota Israel menjalankan aksinya, Ada Omar Mukhtar yang di tengah-tengah perjuangannya melawan penjajah masih tetap menyempatkan diri untuk mengajar anak-anak mengaji.

Selalu ada konsekuensi dalam setiap perjuangan. Sayyid Quthb misalnya harus keluar masuk penjara hingga berakhir di tiang gantungan karena buku dan pemikirannya dianggap menumbuh suburkan radikalisme, Ahmad Yassin disiksa hingga hampir buta dan pada akhirnya diatas kursi roda harus syahid oleh roket Apache.

 

Dikemas dengan bahasa yang sederhana tapi cukup provokatif untuk menggugah semangat pembacanya untuk terus peduli bahwa di belahan bumi lain ada saudara-saudara lain yang sedang tertindas dan membutuhkan bantuan.

Heroik. Buku ini menggugah semangat pembacanya  untuk terus berjuang demi sesuatu yang dicita-citakan. Yaitu keridlaan Ilahi dan surga-Nya yang luasnya seluas langit dan bumi .

 

“Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup[248] disisi Tuhannya dengan mendapat rezki. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka[249], bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati” (QS Ali Imran 169-170)

 

@astu_MD

www.genioinspira.blogspot.com

Gresik, 13 Juni 2011

Menyemai Impian Meraih Sukses Mulia

Leave a comment

Menyemai Impian meraih sukses Mulia

by : Jamil Azzaini

Kesuksesan tanpa dibarengi kemuliaan hanya kan menjadi fatamorgana di padang pasir yang gersang. Kita kan selalu haus dahaga merindukan ketenangan batin. Dan kemuliaan salah satunya diraih dengan berbagi dengan sesama. Nabi pun bersabda Orang yang paling mulia adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain. Buku ini terdiri dari 7 bagian (Anak Desa Menjemput Impian, Penghambat Sukses, Belajarlah dari siapapun, Cinta dan keluarga, Meraih Sukses Mulia, Yang Ditanam itulah yang dituai, Menjaga hasil yang dituai) Masing-masing terdiri dari cerita-cerita inspiratif yang hampir semua bersumber dari pengalaman pribadi Pak Jamil Azzaini. Sederhana tapi sangat bermakna. Sebagai contoh ada kisah masa kecil pak Jamil yang dahulu krang berada sering diejek karena bercita-cita menjadi insinyur pertanian akan tetapi dengan ketekunan, doa, dan dukungan dari orang-orang disekitarnya akhirnya berhasil mewujudkan mimpinya. Ada juga Kisah suster apung yang mempertaruhkan nyawanya menyeberangi laut untuk mengobati masyarakat di sekitarnya, Kisah Gubernur Said yang zuhud, Kisah Badran yang sangat berbakti pada ibunya. Kisah ibu Etin yang ikhlas memberi yang terbaik untuk anak anak yatim walau hanya bermodalkan tenaga. Melalui cerita banyak hikmah yang bisa diambil tanpa harus merasa digurui. Salut untuk Pak Jamil semoga buku ini juga bermanfaat untuk rekan-rekan semua.