Home

Thomas Alva Edison saja juga pernah gagal – mencontek Cara belajar genius Thomas Alva Edison – The Quotes

Leave a comment

edison

Wahyu Indra Permana

  • Seorang ayah dikatakan sukses apabila mampu mencetak anaknya lebih sukses daripada dirinya sendiri
  • Al adalah seorang pelajar sekaligus pekerja keras
  • Belajar dan bekerja merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan
  • Dimanapun tempatnya, orang bisa belajar dan melakukan eksperimen untuk menemukan sesuatu, tak peduli di sekolah ataupun diatas kendaraan
  • Terus belajar dan berani mencoba
  • Jam kerjanya sangat panjang melebihi siapapun
  • Tom membuang segala bentuk jam di kantornya agar para pekerja tidak merasa terganggu dengan adanya jam yang menunjukkan waktu pada saat bekerja
  • Waktu tiduenya sedikit. Hanya empat jam sehari semalam
  • Tom tidak ingin banyak emmbuang waktu di tempat pesta. Sebab, ia sangat betah dan lebih suka mengerjakan suatu temuan di tempat kerja
  • Baginya tidak ada kata berhenti atau pensiun bahwa belajar, bekerja dan melakukan peneman dimulai sejak lahir dan baru berakhir ketika maut menjemput
  • Tom selalu mencatat ide-idenya
  • Kegeniusan adalah hasil dari satu persen inspirasi dan 99% keringat
  • Tom tidak berhenti bertanya karena belum memahami secara jelas dan mendalam mengenai sesuatu hal yang membuatnya gelisah
  • Aku tidak pernah melakukan sesuatu karena tidak sengaja atau kebetulan. Semuanya datang dari kerja keras
  • Tidak ada kegeniusan yang didapat secara tiba-tiba. Kegeniusan diperoleh dari kerja keras, ketekunan belajar, serta sikap pantang putus asa
  • Berusaha dengan sungguh sungguh untuk menemukan sesuatu yang besar dan bermanfaat bagi kehidupan manusia
  • Jika terbiasa membaca buku maka Anda akan menjadi seornag terpelajar
  • Belajar sungguh-sungguh dilakukan secara berkelanjutan. Belajar seperti itu tidak menggunakan sistem. Orang yang belajar secara terburu-buru sulit untuk menjadi jenius
  • Bagi Tom kurang makan dan tidur menjadi keharusan untuk menguasai pelajaran dan menyelesaikan pekerjaan
  • Sebaiknya aktivitas belajar tidak diiringi dengan hiburan karena dapat memecah konsentrasi
  • Terus belajar di setiap waktu dan tempat
  • Akal budi untuk menemukan atau menciptakan hal-hal baru yang berguna bagi kehidupan manusia
  • Tidak menyia-nyiakan ide
  • Anda harus mencatat setiap ide. Secara umum, memori jangka pendek dapat menyimpan informasi dengan baik selama beberapa detik. Setelah 12 detik, ingatan melemah. Adapun setelah 20 detik, informasi itu menjadi hilang seluruhnya , kecuali jika anda terus mengulangi atau mencatatnya
  • Jika seseorang ingin hidup selama-lamnya (abadi) maka ia harus menulis
  • Tak ada kata gagal dalam kamus hidupnya
  • Kelemahan terbesar terletak pada keputusasaan
  • Kegagalan dapat dimaknai secara positif
  • Pengetahuan yang mendalam sampai sampai ke akar-akarnya merupakan syarat utama untuk menjadi genius
  • Jangan mudah puas terhadap sesuatu yang dipelajari
  • Ketidakpuasan adalah kebutuhan pertama dalam kemajuan
  • Manfaat belajar ilmu secara mendalam adalah dapat mengantarkan seseorang menjadi ilmuwan atau penemu baru. Sangat memahami ilmu. Proses pencarian ilmu sampai tuntas
  • Semakin mendalam ia menguasai ilmu, maka pada hakikatnya pengetahuannya masih sangat sempit
  • Ilmu pengetahuan dikembangkan dengan tujuan mensejahterakan bukan menghancurkan
  • Orang yang benar-benar mencintai ilmu senantiasa mempelajari, berpegang teguh, serta hidup dengan ilmu.
  • Tanda-tanda orang yang mencintai ilmu diantaranya. Betah dan sabar dalam belajar,waktunya banyak dihabiskan untuk belajar, merasa bahagia, senang dan puas saat belajar, serta ingin mempelajari segala sesuatu
  • Sebab seorang pecinta ilmu selalu mengutamakan proses daripada hasil
  • Seorang pecinta ilmu selalu mengutamakan proses daripada hasil sesuatu yang dipelajari

Summarized by @astu_MD

 

Advertisements

Nyanyian jiwa sang samurai – The Quotes

Leave a comment

By Najamuddin Muhammad

  • Bagi samurai, mati di medan perang dengan membela sebuah kebenaran dan menjaga sebuah kehormatan akan lebih terhormat daripada hidup yang tidak mempunyai prinsip dan tujuan
  • Etos orang Jepang : Tekun, pantang menyerah, totalitas dalam bekerja, kuat dalam bekerja tim dsb
  • Tak ada yang lebih utama dari samurai kecuali jiwa kepatuhannya untuk selalu konsisten dalam mengerjakan tugas-tugasnya
  • Samorau – bahasa jepang kuno – yang berubah menjadi samurai yang berarti melayani
  • Katana adalah ruh dari samurai
  • Pengabdian, penghargaan, kerja keras dan tindakan tegas
  • Orang Jepang tidak ingin menyia-nyiakan waktu dan menjadi orang pekerja keras tanpa pantang menyerah
  • Fokuskan pada tindakan member
  • Hideyoshi membangun kepercayaan lebih awal, kedua belah pihak pun akhirnya dapat membangun sebuah kerjasama yang baik dan penuh kepercayaan
  • Kepercayaan adalah fondasi utama untuk membangun jejaring social secara lebih melebar
  • Hideyoshi selalu menjaga komitmen dalam berhadapan dengan siapapun. Meski dalam banyak hal ia kadang lunak tapi di balik semua itu ada komitmen yang ingin ia bangun, yakni persatuan
  • Orang yang perkasa adalah yang bisa mengendalikan diri sendiri
  • Semakin berhasil seorang pemimpin, semakin hati-hati ia harus menjalankan rahasia rendah hati
  • Pada dasarnya setiap orang adalah pemimpin
  • Berpegang teguhlah pada kesahajaan
  • Kalau anda tidak menghargai waktu, maka Anda akan termakan oleh rotasi waktu itu sendiri
  • Siapapun yang ingin meniti jalan sukses, maka ia harus melalui kegagalan demi kegagalan
  • Buatlah para bawahanmu bekerja dengan penuh kesetiaan bukan berdasarkan ketakutan-ketakutan
  • Jagalah hubungan antara orang yang ditemuai, suatu saat nanti mereka akan membantumu
  • Pemimpin yang baik mengerti kerja sama karena kerja sama adalah kunci kemenangan
  • Kemajuan Jepang tak lepas dari karakter dan mental orang-orang Jepang
  • Kode etik –> Internalisasi
  • Sikap moral positif dari ajaran Konfusius : Keberanian, kehormatan dan harga diri, kesetiaan dan pengendalian diri, kesetiaan dan pengendalian diri, kesungguhan, kejujuran, hemat, kemurahan, kerendahan hati, kesopanan, keramahtamahan, kerja keras, tidak indiviualis, tidak egois, bertanggung jawab, bersih hati, harus tahu malu, serta mementingkan hubungan moral antara atasan dengan bawahan, ayah dengan anak, suami dengan istri, kakak dengan adik, teman dengan teman
  • Keberanian bagi samurai adalah tameng untuk menopang kesetiaan samurai terhadap para tuannya
  • Ketabahan hati berarti mampu mengendalikan emosi, amarah, ambisi dan sifat dendam untuk keperluan yang lebih utama
  • Menjadi samurai juga harus sanggup menerima rintangan yang menghadap
  • Sekilas orang Jepang terlihat invidualis, mereka sibuk dengan baca buku . Tapi, itu bukan berarti mereka tidak punya sifat ramah dan lemah lembut . mereka melakukan itu karena tak ingin berbuat sombong terhadap waktu. Mereka tidak ingin waktunya habis dengan sia-sia
  • Orang yang mempunyai sifat pantang menyerah, pada akhirnya, tak akan pernah menghasilkan apa-apa kecuali tergapainya sebuah impian
  • Barangsiapa yang mengenal dirinya sendiri dan mengenal musuhnya, ia senantiasa menang dengan mudah. Barangsiapa mengenal langit dan bumi, ia menang atas segalanya
  • Musashi tak ingin statis. Hidup adalah dinamis seperti air yang megalir
  • Kesuksesan atau keberhasilan seseorang bukan karena mereka itu pintar, tapi lebih kepada kecerdasan dirinya membaca momentum yang tepat karena luasnya pengetahuan
  • Jalan pejuang terisi penuh dengan jiwa dan raga. Tanpanya, seorang pejuang sama saja mati meskipun dia terlihat sangat kuat
  • Substansi perjuangan bagi musashi terletak pada ketajaman mata batin
  • Mengejar hidup tidak cukup dengan pengetahuan, tapi juga dengan spiritual, karena itu akan menjadi pengaruh yang kuat untuk tetap konsisten di tengah bebagai cobaan hidup yang kian hari kian keras
  • Jalan pejuang tidak pernah mengizinkan kamu untuk mengambil posisi inferior
  • Perguruan adalah tempat melatih keahlian perang yang tidak hanya melibatkan keahlian, tapi juga menguatkan emosi dan menajamkan intuisi
  • Jangan pernah terpaku hanya pada satu bagian saja, milikilah pandangan yang jauh lebih luas
  • Jalanilah kehidupan ini dengan sabar, bijak, jujur, giat bekerja dan kemauan untuk selalu belajar pada siapapun
  • Utamakanlah substansi daripada symbol
  • Hadapi realitas apa adanya, bebaskan dari asumsi dan praduga. Pahami realitas apa adanya
  • Petarung yang tak kuat dalam mengobservasi baginya akan mudah terpatahkan oleh lawan yang mempunyai daya observasi yang kuat
  • Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen,. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya
  • Jepang berusaha untuk mengikis spirit individualism dalam bekerja
  • Bergerak dengan cepat, tangkas, lihai dan mampu membaca kemungkinan-kemungkinan adalah salah satu prinsip dalam samurai
  • Bangsa Jepang sanggup bekerja lembur meskipun tidak ada gaji tambahan
  • Orang Jepang akan merasa malu dan tidak enak kalau mereka tidak bekerja. Kalau orang Jepang pulang kerja lebih awal, mereka akan malu terhadapkeluarga dan tetangga
  • Keluarga akan merasa malu ketika waktu-waktunya banyak dihabiskan di rumah. Dan, menjadi sangat bangga apabila waktunya banyak dihabiskan di tempat kerja, karena itu pertanda mempunyai semangat kerja yang tinggi
  • Orang Jepang merasa malu kalau tidak bekerja, tidak membaca, tidak berani, tidak jujur, dan tidak menghargai waktu
  • Orang Jepang akan merasa malu kalau waktunya dihabiskan dengan sia-sia
  • Kerja keras untuk selalu belajar dan belajar, Jepang akhirnya bisa menandingi kekuatan ekonomi Barat
  • Belajar kepada siapapun adalah bentuk dari sebuah energy positif
  • Orang Jepang tekun belajar. Orang-orang Jepang sudah kecanduan untuk selalu mencari ilmu pada siapapun dan kapanpun
  • Etika kerja yang baik menghasilkan buah yang baik dan dapat dinikmati terus-menerus. Yang diperlukan adalah tindakan, bukan hanya pembicaraan
  • Orang Jepang sangat taat terhadap para pemimpin-pemimpin perusahaan
  • Hidup ini adalah untuk berjuang

Summarized by @astu_MD (4 November 2015)