Pengajian Ilmu Penyakit Dalam UNAIR 1 Oktober 2015

Ust. Kurniawan, SpD, MPd

  • Keinginan menyampaikan kebaikan. Saling bernasihat untuk menjadi orang-orang yang Beruntung seperti yang disebutkan Al Ashr yaitu Beramal sholeh, Saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.
  • Umat menjadi terbaik karena semangat saling menasihati itu ada. Jangan sampai hilang dari tubuh kaum muslimin. Hendaklah menjadi umat yang selalu mengajak kepada kebaikan.
  • Keberuntungan itu ada ketika semangat menasihati teteap ada. Tapi saying kini semangat itu mulai pudar. Yang tumbuh adalah keegoan dan ketidakpedulian terhadap sesama
  • QS As Shafat 99-111 Allah Menceritakan secara lugas bagaimana seorang Ibrahim A.S
  • InsyaAllah hadir dalam pengajian ini bukan duduk-duduk yang sia-sia. Sebab barangsiapa yang menempuh suatu jalan dalam rangka belajar agama (majlis Ilmu)maka Allah memudahkan jalan kita ke Surga. Agama itu kebutuhan Apapun profesi kita. Jadi dokter yang beragama. Guru karyawan, ibu rumah tangga
  • Kata Imam Ahmad. Kebutuhan pada ilmu agama itu lebih dari kebutuhan jasad terhadap makan. Agama ada dari sejak kita tidur hingga tidur kembali lagi. Agama mengatur cara bergaul, menghormati sesame, muamalah, Kita membutuhkan agama Agama
  • Tidak akan berkumpul suatu kaum yang mempelajari agama melainkan Allah turunkan pada hati mereka diberi ketenangan. Ketenangan itu sangat berharga,ada yang rela mengeluarkan ratusan juta demi sebuah ketenangan.
  • Hikmah atau teladan dari kisah Nabi Ibrahim
  • QS Al Mumtahanah. Teladan baik pada Ibrahim dan orang-orang yang bersamanya

Pelajaran 1

  • QS As Shaffat 99 “Ibrahim berkata sesungguhnya aku pergi kepada Rabb Ku Dia akan memberiku petunjuk”
  • Luruskan niat beribadah hanya untuk Allah SWT. Hanya untuk mencari ridho-Nya
  • Amalan itu tergantung niatnya. Dia akan mendapat apa yang ia niatkan. Sayang bila tertolak karena niat yang tidak benar. Bila Beribadah bukan karena Allah maka amalan akan terhapus tidak ada artinya. Menjadi orang yang merugi. Semua amalan bisa bernilai ibadah. Tidur bisa bernilai ibadah.
  • Aku pergi menghadap Rabb Ku artinya seluruh amalan untuk Allah SWT

Pelajaran 2

  • Senantiasa mengingat kematian. Menghadap kembali kepada Rabbku. Pergantian hari kecuali perjalanan menuju titik kematian. Saat janin berusia 120 hari (4 bulan) maka akan ditiupkan ruh. Dan ditentukan 4 hal yang salah satunya Ajal dan Rizki. Rizki jodoh termasuk rizki. Insha Allah tetap jodohnya. Tulang rusuk tidak akan tertukar
  • Saya punya seorang teman 14 kali melamar tidak diterima. Yang ke 15 dapat di Kabupaten yang Takalang Sulawesi Selatan . membuat ia bertambah yakin bahkan jodoh itu sudah ditetapkan
  • Ada yang bertahun pacaran tetapi bukan jodohnya pasti akan kecewa setengah mati
  • Usia kita tetap. Meski masih berusia 35 tahun meski dalam keadaan sehat, bila tiba waktunya harus kembali kepada Allah SWT
  • Kematian adalah nasihat yang tidak perlu berbicara. Nasihat yang sangat berkesan
  • Apa yang kita persiapkan untuk menhadapi sakratul maut. Peristiwa hanya berlamgsung1x harus menang. Siapa yang akhir kalimatnya Laailaahaillah maka ia masuk surga. Kunci ada geriginya. Tidak sembarang kunci bisa. Punya syarat. Agar banyak persiapan.

Pelajaran 3

  • Ayat 100 : “Robbi Habli Minassholihin’ Anugrahkan kepadaku anak yang sholeh. Doa ini Nabi panjatkan memohon keturunan diijabah pada usia tuanya. Nabi Ismail Ishaq tidak pernah berputus asa dalam berdoa. Doa senantiasa dikabulkan kecuali kalian tergesa-tergesa. Mengapa Allah belum mengabulkan doa saya. Kalo hamba2ku Aku ini dekat Aku akan mengabulkan doa
  • Allah mengabulkan dengan 3 cara 1) dikabulkan di dunia. 2) Menggantkan doa dengan yang ia lebih butuhkan rizki menjadi kesehatan. 3) tidak keduanya tapi disimpankan untuk di akhirat. Jangan pernah mengatakan Allah tidak mengabulkan doanya. Janganlah kalian berputus asa terhadap Rahmat Allah. Hanya Orang Kafir yang berputus asa. Bila kita bisa Bangkit lagi untuk urusan dunia kenapa tidak juga akhiratt. Allah pasti mengijabah. Doa itu kita tidak pernah rugi. Allah akan mengabulkan disaat yang tepat.

Pelajaran 4

  • Nabi Ibrahim diberi kabar gembira anak yang sangat sabar. Diperintahkan menyembelihnya. Nabi Ibrahim sempat ragu tapi Nabi Ismail yang menguatkan. “Wahai Ayah lakukan apa yang diperintahkan oleh Allah” Alangkah indahknya bila kita mempunyai anak yang selalu mengingatkan  orang tuanya dalam kebaikan. Ayah. Sudah Magrib kok masih baca Koran? Ayah Ibu Ayo bangun Tahajjud. Ujian orang-orang yang sabar. Siapa yang Allah kehendaki kebaikan maka Allah akan memberikan musibah. Ketika ditimpa musibah. Ujian itu sesuai dengan kadar keimanan. Kalo terlalu banyak mengeluh Mungkin akan stress. Ujian untuk menaikkan level keimanan kita. Allah tidak akan menguji sesorang melainkan ia mampu. Datangnya dari Allah untuk menguji siapa yang benar. Yakin dan percaya. Masalah tidak pernah lepas. Masalah selalu dianggap sebagai ujian. Menguji siapa yang paling baik dan benar dalam keimanan. Bila sedang mengalami kesempitan ia sabar, bila diberi kelebihan maka ia bersyukur
  • Kehidupan Allah menguji siapa yang paling benar.
  • Kapan masalah berakhir? Yaitu ketika kaki menginjak di surga. Hendaknya kita banyak2 berdoa pada Allah SWT. Agar menjadi orang-orang sabar. Ujian kesabaran itu sebagaimana Nabi Ibrahim mengorbankan apa yang dicintainya. Anak. Namun Allah ganti dengan seekor gibas. Disyariatkan qurban. Mengorbankan yang ia cintai untuk Allah maka akan Allah ganti dengan kesejahteraan.
  • Tawakal diberi jalan keluar dan jalan yang tidak disangka sangka. Semakin menjauh dari Allah maka akan semakin sengsara. Barangsiapa yang berpaling maka akan mendapat penghidupan yang sempit. Contoh qorun. Kunci dibopong banyak orang untuk membuka pinu pintu hartanya. Apakah itu membuatnya bahagia?
  • Ketenaran kepopuleran tidak bisa disebut lapang. Banyak yang populer namun bunuh diri. Data WHO 27 orang per hari di Amerika Serikat melakukan bunuh diri. Tampak makmur tapi dalamnya rapuh.
  • Bagaimana upaya kita? yaitu dengan mendekatkan diri kepada Allah. Berusaha menjadi lebih baik. Shalat tepat waktu. Bila sering masbuq hadir di awal pada Shaf pertama kata Rasulullah malaikat memberikan sholawat permohonan ampunan yang mendapat shaf pertama.
  • Bila ibu-ibu sering marah marah. Semakin memperbaiki diri dengan mengendalikan amarahnya. Salah satu Sahabat pernah meminta nasihat kepada Rasul dan Beliau menjawab “Jangan marah” sebab beliau tahu orang inin suka marah-marah. Bila shalat sudah tepat waktu maka tingkatkan dengan menambah shalat rawatib 12 rakaat karena baginya istana di surga. Kita sibuk membangun istana di dunia namun kadang lupa membangun istana di surga.
  • Sebelum shubuh 2 rakaat, 2 rakaat atau 4 rakaat sebelum sesudah Dhuhur. Magrib 2 setelah. Isya 2 setelahnya . bila sebelumnya berpuasa hanya saat di bulan Ramadhan, maka perlu ditambah menjadi senin kamis. Bepuasalah maka kamu akan sehat. Tapi haditznya lemah. Berpuasa menjadi sehat. Pakar kecantikan agar awet muda maka akan berpuasa. Mudah mengendalikan amarah. Sering marah cepat tua. Maki kita menjadikan diri kita ini semakin baik. Kita akan kembali kepada Allah. Kalau dipanggil dan kita sudah siap, maka tidak ada yang perlu dirisaukan. Bisa mengakhiri hidup kita dengan baik. Tetapkan hatika dalam agama. Agar akhir hidup bisa mengucapkan Laailaahaillallah.

Tanya Jawab :

  • Rizki jodoh dan mati. Sering melihat kematian untuk apa menjaga kesehatan? Niat bertawakal apa beda dengan ikhtiar
  • Ajal sudah ditetapkan mengapa harus menjaga kesehatan. Mesti jaga kesehatan agar hidup kita berkualitas. Kita tentu tidak mau 60 tahun tapi sakit-sakitan Tidak menjaga kesehatan. 60 tahun yang ditetapkan jalani dengan sehat. Mampu berpuasa. Tahajjud, Mampu beribadah dengan optimal.  Memang usia ditetapkan. Menjaga kesehatan penting. Nabi baru sakit menjelang akhir hidupnya
  • Contoh kecil Nabi pakai siwak untuk menjaga kesehatan gusi damn mulut . Allah tidak akan mengubah suatu kaum kecuali mau merubahnnya Allah menetapkan sesuatu tapi tidak menafikkan usaha. Ekstrim kanan berdoa saja. Ekstrim kiri tidak ada campur tangan Allah.
  • Ujian belajar berusaha ikut ujian terus bertawakal. Menjadi orang yang paling tenang. Senantiasa berkata Innalillahi, semua akan kembali kepada Allah bila ada yang tidak berkenan. Orang beriman tidak kecewa dengan Yang Allah putuskan

 

Summarized by @astu_MD