Menjadi Kekasih Allah

Syaikh Abdul Qadir Djailani

 

  • Apa yang engkau dapat janganlah membuatmu bergembira , karena semua itu bersifat sementara dan akan hilang
  • Sungguh ucapan tanpa amal atau amal tanpa keikhlasan tidak akan diterima
  • Janganlah engkau tolak orang-orang yang meminta-minta
  • Hadapilah kesulitan yang engkau alami dengan sabar dan terimalah kenikmatan dengan mensyukurinya
  • “Jika api turun dari langit, tidak ada yang selamat kecuali ahli masjid”
  • Aku adalah teman bagi orang yang mengingat-Ku (Hadits Qudsi)
  • Adapun zakat ilmu adalah menyebarkannya dan mengajak manusia kepada Allah SWT
  • Janganlah menjual agamau, tapi makanlah dari hasil bekerjamu, Bekerjalah, makanlah dan berikanlah pertolongan dan bantuan kepada orang lain
  • Bashirah (pandangan mata hati)
  • Sibukkanlah dirimu untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagimu di dunia dan akhirat
  • Hendaklah engkau mengosongkan hatimu dari cita-cita dunia
  • Perhatikanlah dengan siapa engkau bergaul
  • Sabar itu dari Ar-Rahman sedangkan tergesa-gesa itu dari syaitan
  • Engkau harus selalu mengingat maut, sabar ketika menghadapi ujian dan bertawakal kepada Allah
  • Dalam semua urusanmu, lakukanlah secukupnya

 

  • 4 hal penyebab hilangnya agama. (1) Apa yang engkau ketahui tidak engkau amalkan (2) Yang tidak engkau ketahui justru engkau lakukan (3) engkau tetap bodoh karena tidak mau mempelajari apa yang tidak engkau ketahui (4) engkau mencegah orang agar tidka mempelajari perkara yang tidak mereka ketahui
  • Jika Allah menghendaki kebaikan untuk seseorang. Allah swt akan menjadikannya sebagai orang yang menunjuki orang lain. Ia akan menjadi dokter, pendidik, pembimbing, juru bahasa, lampu dan matahari bagi orang lain
  • Ketahuilah bahwa dengan bertambahnya iman, rezeki itu akan mencarimu
  • “Kegembiraan orang mukmin itu di dalam wajahnya dan kesedihan di dalam hatinya”
  • Kerjakanlah amalan pada waktu sepi, janganlah emnampakkan amalan, terkecuali amalan wajib yang emmang harus ditampakkan
  • Orang yang tidak menyetujui takdir, Ia tidak akan disetujui dan tidak akan dikasihi. Orang yang tidak rela dengan qodha, Allah swt tidak akan rela kepadanya
  • Seorang membangun hatinya terlebih dahulu, baru kemudian membangun lahirnya sebagaimana orang yang membangun rumah
  • Di balik ujian itu terdapat keselamatan bagi dirinya. Ujian itu mesti dihadapi dengan sepenuh kerelaan. Bersabar menghadapi dan tidak berprasangka buruk
  • Terimalah takdir yang berupa sehat atau sakit dan apa saja yang enkau sukai atau engkau benci
  • Amal perbuatanmu adalah pelayanmu
  • Jikau engkau melayani maka engkau akan dilayani
  • Mengapa engkau menghafal Al Qur’an tetapi tidak mengamalkannya?
  • Jika seseorang telah kayak arena bersama Allah SWT, maka segala sesuatu akan membutuhkannya. Semua ini akan diraih dengan semangat dan kerja keras, tidak bisa datang dengan bersantai-santai
  • Takwa, shalih, wara’, mengamalkan ilmu dan ikhlas
  • Jika engkau ingin dada lapang dan hatimu merasa tenang wahai ghulam, janganlah engkau dengarkan perkataan orang. Janganlah engkau pedulikan perkataan mereka
  • Orang yang dikehendaki oleh Allah swt untuk menjadi baik, dia akan meninggalkan kebiasaan buruknya dan akan memiliki adab
  • Engkau tidak boleh membiarkan nafsumu, karena jika nafsu itu tidak engkau kendalikan, maka ia akan mengendalikamu
  • Dengan pecutan lapar, haus, kehinaan, telanjang dan meyepi dari keramaian manusia hajarlah nafsumu itu
  • Jika di dalam hatimu ada sesuatu selain Allah SWT, maka tidak akan ada kebahagiaan di dalamnya
  • Engkau hendaknya senantiasa berdzikir, janganlah engkau memandang dengan syahwat, hisablah dirimu
  • Aku menginginkan engkau agar engkau beramal, bukan berbicara
  • Adapun penghubung antara dirimu dengan Allah SWT adalah ilmu batin
  • Dunia itu diambilnya sekedar untuk bekal perjalanan
  • Berserah diri kepada Al-Haq itu merupakan obat yang paling manjur
  • Apakah engkau telah mendidik nafsumu?
  • Benda-benda itu akan datang kepadamu epat pada eaktunya jika engkau memang mempunyai bagian, dan hatimu akan tenang, tidak lelah menunggu karena rakus. Bahkan, hatimu akan tetap berdiri bersama AL-Haq Azza wa jalla. Engkau tidak perlu bersusah payah untuk memperoleh sesuatu yang telah ditentukan
  • Hakikat sedekah adalah bermuamalah dengan Allah SWT
  • Rezeki itu telah ditentukan kadarnya dan ditentukan waktunya.
  • Hamba-hamba Allah yang bersungguh-sungguh dalam beribadah tidak meminta dunia maupun akhirat kepada-Nya
  • “Wahai anakku, ketahuilah bahwa dunia ini lautan, dan iman adalah perahunya, ketaatan itu dayungnya, sedangkan akhirat adalah pantainya”
  • Bagi kaum sufi pujian dan celaan mereka rasakan seperti kemarau dan penghujan atau malam atau siang. Mereka menyadari bahwa pujian dan celaan itu dari Allah swt. Hanya Allah saja yang menentukan kedatangannya. Setelah itu kepahaman itu tumbuh, mereka tidak lagi silau jika ada orang yang memuji dan tidak lari jika ada orang yang mencela. Mereka tidak peduli dengan semuanya itu
  • Keadaan para wali itu sangat menakjubkan. Betapa tidak, apa saja yang menimpa mereka, semua itu mereka anggap sebagai kebaikan
  • Jika seseorang hanya mencintai-Nya, dunia akan datang kepadanya , dan hatinya akan merasa tenang
  • Janganlah engkau kembali bermaksiat setelah berbuat taat
  • Cukuplah bagi seornag mukmin itu sesuap nasi dan seteguk air. Orang mukmin makan untuk kekuatan, sedang orang munafik makan untuk bersukaria
  • Hati itu seharusnya untuk bertafakkur, berdzikir dan untuk menerima nasihat
  • Mujahadah melawan nafsu, keinginan, watak, kebiasaan, syaitan dan kawan buruknya,
  • Rezeki itu sesungguhnya telah selesai dibagi, ia tidak akan bertambah dan tidak pula berkurang
  • Dunia itu telah selesai dibagi
  • “Sesunggunya hati itu bisa berkarat, dan sesungguhnya penggosoknya adalah membaca Al-Qur’an, mengingat maut dan menghadiri majelis-majelis dzikir” (Al-Hadits)
  • Ruh bagi setiap amal adalah ikhlas
  • Bersungguh-sungguh dalam mencari Allah swt, zuhud terhadap dunia, mengeluarkan makhluk dari hatidan mnyucikan dirinya dari selain Tuhannya maka kesufian akan datang kepadanya”
  • Nafsu lebih berhak dididik
  • Jika engkau hendak berbicara, wahai ghulam, berbicaralah dengan niat yang baik
  • Hendaklah engkau berhati-hati, wahai kaum, karena engkau selalu berada dalam pengawasan Allah SWT.
  • “ Barangsiapa bersimpuh kepada orang kaya untuk mendapakan kekayaannya, maka hilanglah 2/3 agamanya”
  • Apakah gunanya bagimu menghafalkan ilmu dan mempelajarinya tanpa diamalkan”
  • Bertaubatlah setiap saat
  • Engkau tentu tidak boleh bertamu kepada raja jika badanmu kotor. Teguhkanlah amalmu, kendalikanlah dan sucikanlah hatimu
  • Syirik batin adalah menggantungkan nasib kepada makhluk, serta menganggap bahwa merekalah yang mendatangkan bahaya maupun manfaat
  • Rezeki untukmu tidak akan diundur meski hanya sebutir biji
  • Dengan apa engkau bisa mendapatkan ilmu ? Ia menjawab Dengan kerajinan terbang seperti burung gagak, dengan kesabaran seperti unta, dengan kerakusan seperti abbi, dan dengan kelicikan seperti anjing. Saya pagi-pagi datang kepada guru sebagaimana gagak pagi-pagi rajin terbang. Saya bersebar mengemban tugas para guru sebagaimana unta bersabar membawa muatan. Saya rakus sebagaimana babi rakus mencari mangsa. Dan saya pandai membujuk guru sebagaimana anjing pandai mengambil hati majikan sehingga ia diberi makan
  • Ikhlas adalah intisari dari ucapan dan perbuatan
  • Jagalah pandangan matamu dari sesuatu yang haram. Tahanlah nafsumu dari syahwat dan hasrat
  • Arti sabar adalah tidak mengadukan keadaanmu kepada makhluk tidak bergantung kepada sebab, dan tidak menyukai hilangnya bala
  • Bersabar atas kehendak-Nya, menjaga sifat-sifat mulia, tidka menampakkan kesediha, rajin beribadah dan rajin bekerja
  • Senangkanlah orang-orang miskin
  • Barangsiapa tidak memiliki guru maka gurunya adalah iblis
  • Barangsiapa mengandalkan pendapatnya sendiri maka ia pasti akan tersesat
  • “tidak ada shodaqoh bila keluarga membutuhkan”
  • Sabar, ikhlas dan bersungguh-sungguh
  • Pukullah nafsumu, wahai ghulam dengan cambuk lapar dan mengendalikan syahwat, kelezatan dan kesenangan. Pukullah hatimu dengan cambuk takut dan muraqabah
  • Barangsiapa menderita sakit satu malam dan ia rela kepada Allah SWT dengan bersabar atas ujian yang menimpanya, ia akan keluar dari dosa-dosanya seperti pada hari ia dilahirkan oleh ibunya”
  • Nur ilmu akan muncul dengan mengamalkan quran dan hadits
  • Barangsiapa ingin menjadi mulia, hendaklah ia bertaqwa kepada Allah. Barangsiapa ingin menjadi orang yang paling kuat, hendaklah ia bertawakal kepada Allah swt. Dan barangsiapa ingin menjadi orang yang paling kaya, hendaklah ia lebih mempercayai yang ada di tangan Allah daripada mempercayai yang ada di tangannya
  • Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu
  • Cinta dunia adalah induk setiap kesalahan
  • Bekerja adalah perbuatan para nabi
  • “Barangsiapa sibuk mengingat-Ku , tanpa sempat meminta kepada-Ku, maka Aku akan memberinya lebih baik daripada yang Aku berikan kepada orang-orang yang meminta”
  • Jadikanlah cita-citamu hanya satu, yaitu Allah SWT
  • Hiasilah lahirmu dengan adab syariat dan hiasilah batinmu dengan mengeluarkan makhluk darinya. Perhiasan hati adalah dengan tauhid ikhlas, dan yakin kepada Allah SWT, berdzikir kepada-Nya dan melupakan selain Dia
  • Sesungguhnya engkau diciptakan untuk tujuan yang besar
  • “Barangsiapa mengamalkan apa saja yang ia ketahui maka Allah akan memberinya ilmu yang belum diketahui”
  • Tunaikanlah hak sebab, yakni dengan berusaha, kemudian bertawakallah dan duduklah di pintu amal.
  • Engkau tidak akan mungkin bisa belajar jika engkau tidak menyukai gurumu dan tidak berprasangka baik kepadanya
  • Ilmu itu diambil dari lidah para ulama, bukan dari buku. Ia diambil dari perbuatan, bukan dari ucapan
  • “Cukuplah kematian itu sebagai nasihat”
  • Muraqabah dalam sunyi
  • Gerak itu pada waktu permulaan, dan selanjutnya adalah diam
  • Segala sesuatu akan takut kepadamu karena engkau takut kepada Allah SWT
  • “barangsiapa tawadhu karena Allah, maka Allah akan meninggikannya”
  • Dzikir adalahmengingat dengan hati dan nurani
  • “Takutilah akan firasat orang mukmin. Sesunggunya ia memandang dengan nur Allah ‘Azza wa Jalla”
  • “Termasuk kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya”
  • Janganlah engkau melepas cambuk mujahadah terhadap nafsumu
  • Makanan dan minuman para malaikat adalah dzikir kepada Allah swt, tasbih dan tahlil. Demikian pula makanan para wali
  • Sapinya zaman ini adalah dirham dan dinar
  • Mula-mula, dzikir dilakukan dengan lisan, kemudian merembet ke hati, kemudian cinta dan kerinduan akan merembet ke lisan
  • Sesungguhnya makan dengan mengikuti syahwat akan mengeraskan hati menjerat nurani, menghilangkan kecerdasan, memperbanyak tidur dan lupa, menguatkan kerakusan dan memanjangkan angan-angan
  • Engkau harus meminta fatwa kepada hatimu
  • Barangsiapa takut kepada Allah. Dia akan mengadakan baginya jalan keluar (QS 65:2)
  • Orang yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil
  • Waspadalah nafsumu. Jika engkau tidak menaikinya, ia akan menaikimu
  • Jika nafsu telah taat, Ia akan mesra bersama hati
  • “Cukupilah untukku enam hal, maka aku menjamin untukmu surge: Jika salah seorang diantara kamu berbicara, janganlah berdusta. Jika ia dipercaya janganlah khianat, jika berjanji janganlah mengingkari. Tahanlah tanganmu, Tundukkanlah pandanganmu dan peliharalah kemaluanmu”
  • Sebagia kerja hati itu lebih baik daripada kerja lahir
  • Sedikitkanlah yang mubah
  • Bertaubatlah sekarang juga dan sibukkanlah dengan akhiratmu
  • Sadarlah sebelum engkau disadarkan oleh kematian

 

Reference :

Al-Jailani, Syaikh Abdul Qadir Rah.a. (2013) Menjadi Kekasih Allah. Penerjemah : Masruhan Ahmad. Citra Media : Jogjakarta