Home

How to be successful in writing? tips-tips iman Supriyono

Leave a comment

How to be success in writing

Notes from writing exhibition discussion event with Mr. Iman Supriyono Management Books writer

  • ust-iman-supriyonoUntuk mengasah ketrampilan menulis, tulis saja 1 halaman setiap hari. tidak usah dikoreksi. Lalu Lihat kembali setelah 4 tahun. Jika dibandingkan tulisan yang terakhir akan jauh berbeda dengan tulisan yang pertama
  • Terus berlatih
  • Fokus pada satu hal. Penulis fokus di bidang manajemen. Ingin meniru Peter F Drucker yang menulis hingga usia lanjut. Bukunya yang terakhir terbit setahun setelah ia meninggal pada usia 95 tahun
  • Peran praktisi adalah setelah baca lalu praktik. Ilmuwan baca-praktik-tulis. Keduanya saling berkaitan
  • Ustadz iman suka dengan cara etnografi. Langsung terjun ke masyarakat bak Snouck Higronje . Riset mendalam lalu menulis walaupun dengan gaya yang lebih santai
  • Salah satu kesalahan adalah yang bekerja tidak belajar begitupun sebaliknya yang belajar tidak bekerja.
  • Buat saya marketing dan penjualan itu penting. Saya menghidupi keluarga saya dari buku. Dan saya memiliki prinsip anak2 saya harus sekolah di luar negeri. Anak pertama saya sekolah di Cina SMA di Johor
  • Tulis saja tidak perlu dikoreksi dulu saya menulis tentang apa saja setiap hari, jelek agar tidak bisa dibaca. Dengan bahasa Inggris
  • Menulis artikel bisa jadi test case tulisan kita apakah disukai pembaca atau tidak. Bisa di share di media sosial lalu lihat respon nya
  • Lakukan proses pembelajaran terus menerus
  • Tips Entrepreneur : Lakukan apa saja asal halal. Ibarat makanan bila ada rawon ya makan rawon ndak usah nyari pecel. Apa yang ada dilakukan asal menghasilkan dan tidak dosa. Saya pernah menjadi guru les privat, jual brem, tukang plitur. Santai saja yang penting jangan buang-buang waktu. Jangan ragu menjalani hidup. Pilih satu lalu jalani dengan serius
  • Judul itu cover. Tampak pintar kadang lebih laku daripada beneran pintar. Misalnya indomie rasa ayam lebih laku daripada ayam itu sendiri
  • Proses harus dilalui harus punya keyakinan. Seperti melatih mengucapkan huruf ‘R’ pertama harus yakin lalu berlatih dengan cara yang benar. Seperti meletakkan bibir ke gigi atas.
  • Saya mempunyai target setiap 1 setengah tahun menulis 1 buku. Tidak perlu sering-sering seperti BIMBO yang lagunya hits hingga sekarang. Kalo over publikasi akan kehilangan value nya
  • Miliki visi jangan ingin hanya menjadi kaya namun juga membangun visi besar membangun kekuatan umat. Kekuatan umat melalui buku2 manajemen yang saya tulis
  • Belajar lebih baik dengan guru . seperti kata hadits yang paling baik adalah yang belajar dan mengajarkan al Quran
  • Miliki disiplin diri. Saya lari 2x per minggu lari 10 km.
  • Shalat jamaah lalu berinfaq adalah salah satu melatih disiplin diri

@astu_MD

90 menit bersama Gol A Gong – Pejuang Literasi

Leave a comment

Di usia SD Gol A Gong atau yang lebih akrab dipanggil mas Gong harus kehilangan sebelah tangan, hingga siku, karena kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan yang mengubah hidup karena ayah mas Gong,

seorang guru, memb20141104_172041isikkan sebuah kata ajaib “Banyaklah membaca maka engkau akan lupa bahwa engkau mempunyai kekurangan” Sejak saat itu mas Gong kecil mejadi “gila” baca. huruf demi huruf seakan hidup, menari, memberi nutrisi otak, menyambung sinaps-sinaps neuron yang kelamaan akan meledak menjadi karya.

Ia kerap membuat sandiwara radio, artikel yang ia cetak sendiri dengan stensil ayah. koleksi bukunya pun makin bertambah hingga 3000 koleksi pada saat SMA.
Mas Gong lalu melanjutkan pendidikan di fakultas sastra namun pada saat semester 5 ia memutuskan untuk berhenti karena ia tidak suka melihat cara dosen mengajar, silabus dan sistem pendidikan. Pernah pada saat ujian ia duduk dibelakang sendiri lalu melihat di teman-teman yang didepan contek-contekan. marah ia pun langsung begitu saja meninggalkan kelas. Pernah pula ia ditanya oleh seorang dosen “Mengapa kamu sering tidak masuk kuliah?” “Karena pada saat saya masuk bapak tidak ada,pada saat bapak masuk saya tidak ada. seharusnya saya yang bertanya kepada bapak karena saya membayar uang sekolah”

“Banyaklah membaca maka engkau akan lupa bahwa engkau mempunyai kekurangan”

Keinginannya meninggalkan bangku kuliah ini ia utarakan kepada kedua orangtuanya. Ia ingin berkelana, menjadi backpacker, belajar langsung dari kehidupan, belajar langsung dari alam karena kata orang padang alam adalah guru yang baik. Alhasil pada tahun 1988 setelah riset selama 5 tahun, mas Gong berhasil menelurkan sebuah novel Balada si Roy. Editor pertama adalah ibunya sendiri. Dalam bahasa sunda ia berkata “Nak engkau harus membawa pembacamu melalui jalan setapak menuju mata air” artinya tulisan harus membawa pengaruh positif untuk pembaca.

Balada si roy akhirnya dimuat secara berseri di majalah “Hai” dan dalam waktu dekat inshaAllah akan tampil di layar lebar

Tentang keluarga
Mas Gong menikahi seorang wanita yang juga penulis. konon ia mengaudisi calon pasangan hidupnya dengan menantangnya membuat puisi. Menurut mas Gong, rumah harus banyak buku, ciptakan lingkungan literasi. maka tanpa perlu disuruh, anak-anak akan meniru yang dilakukan oleh orangtuanya. Pada umur 7 tahun anak mas gong juga sudah membuat buku lho. Mungkin dalam keseharian lanjut mas Gong ia seringmelihat ayahnya membaca, mengetik lalu disekitarnya banyak sekali buku. Lead by examples. Memberi tauladan seperti zaman Nabi

Rumah Dunia
Mas Gong mempunyai misi menghidupkan literasi. dimulai di sekitar rumahnya di Banten, Ia mendirikan rumah dunia, mengundang siapa saja pemulung, pegamen, pengusaha, pedagang gorengan untuk mencintai dunia sastra. Seperti kita tahu di Indonesia budaya literasi sangat kurang, padahal literasi adalah simbol peradaban.
Tak jarang mas gong harus “mengiming-imingi” dengan kue, dengan uang agar mereka mau membaca buku, membaca orasi atau puisi. Puisi adalah satu metode, menghidupkan seluruh indera, salah satu jalan kita untuk mencintai sastra. Kita mungkin Ingat Umar Bin Khattab berkata “Ajarkanlah anakmu seni/karya sastra, agar hatinya lembut. Ketika hati sudah lembut maka ia akan mudah menerima kebenaran. Perjuangan mas Gong tidak sia-sia, banyak sudah anak didiknya yang sudah membuat buku, duta unicef, dikirim ke Leiden,wartawan, editor koran ternama, berhasil terangkat derajatnya, berkat menulis.
Pada saat ini mas Gong tengah melakukan Tur literasi jawa dari Anyer sampai Panarukan. Jalan pos Daendels. Napak tilas leluhur kita yang banyak kehilangan nyawa dalam membangun jalan. Selama perjalanan ia banyak mengadakan diskusi, mengadakan workshop, berbagi tentang literasi di berbagai komunitas.Silih berganti relawan rumah dunia terus menyalakan “lilin” menerangi dunia, tanpa bantuan mereka, kata mas Gong. rumah dunia tidak akan berjalan dengan baik

Terakhir ia memberi tips jika engkau ingin menjadi penulis maka banyak-banyaklah membaca, harus punya solidaritas beli bukunya, hadir saat book signing, mintalah tanda tangan dan bersalamlah dengannya. agar terikat batin antara pembaca dan penulis. jangan lupa bahwa suatu saat engkau akan duduk dan memberi tanda tangan bukumu.

@astu_MD

Kumpulan Nasihat Syaikh Abdul Qadir al-Jailani rah.a

Leave a comment

Menjadi Kekasih Allah

Syaikh Abdul Qadir Djailani

 

  • Apa yang engkau dapat janganlah membuatmu bergembira , karena semua itu bersifat sementara dan akan hilang
  • Sungguh ucapan tanpa amal atau amal tanpa keikhlasan tidak akan diterima
  • Janganlah engkau tolak orang-orang yang meminta-minta
  • Hadapilah kesulitan yang engkau alami dengan sabar dan terimalah kenikmatan dengan mensyukurinya
  • “Jika api turun dari langit, tidak ada yang selamat kecuali ahli masjid”
  • Aku adalah teman bagi orang yang mengingat-Ku (Hadits Qudsi)
  • Adapun zakat ilmu adalah menyebarkannya dan mengajak manusia kepada Allah SWT
  • Janganlah menjual agamau, tapi makanlah dari hasil bekerjamu, Bekerjalah, makanlah dan berikanlah pertolongan dan bantuan kepada orang lain
  • Bashirah (pandangan mata hati)
  • Sibukkanlah dirimu untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagimu di dunia dan akhirat
  • Hendaklah engkau mengosongkan hatimu dari cita-cita dunia
  • Perhatikanlah dengan siapa engkau bergaul
  • Sabar itu dari Ar-Rahman sedangkan tergesa-gesa itu dari syaitan
  • Engkau harus selalu mengingat maut, sabar ketika menghadapi ujian dan bertawakal kepada Allah
  • Dalam semua urusanmu, lakukanlah secukupnya

More