PENDAHULUAN

Rumusan Masalah
  • Bagaimana pengaruh perubahan pola makan terhadap kejadian HT pada eksekutif mapan di perkotaan?
  • Apakah penambahan asam amino esensial dapat memperlambat progresifitas PGK pada penderita PGK poli interne RSU dr. Soetomo Surabaya?
  • Apakah ada pengaruh penambahan asam amino esensial terhadap perlambatan progresifitas PGK pada penderita PGK di poli interne RSDS?
  • Apakah pemberian __________ dapat ______(efek)____ (demografi lokasi)?
  • Apakah ada pengaruh ___________ terhadap __________?
  • Apakah ada hubungan antara___________dengan________?
  • Apakah ada perbedaaan antara _________dan_________?
  • Apakah pola makan eksekutif dapat meningkatkan kejadian PJK?
  • Apakah merokok penyebab terjadinya ASHD pada pasien DM? (Observasional Causation)
  • Apakah ada hubungan antara merokok sejak usia dini dengan angka kejadian penyakit Kardiovaskuler?
  • Apakah ada perbedaan efektifitas antara pemberian nimodipine dan nikardipin dalam pencegahan iskemia sekunder pada penderita perdarahan sub araknoid ?
  • Apakah ada perbedaan antara volume prostat yang diukur dengan menggunakan USG transabdominal dan yang diukur dengan USG transrektal ?
  • Apakah ada perbedaan efektifitas skleroterapi dan surgical stripping sebagai terapi varises vena tungkai?
JUSTIFIKASI (Cara Membuat Background)
  • Prevalensi dan Insidence global. Penyababnya apa? Faktor-faktor penyebab yang menjadikan penyakit ini meningkat? (masalah)  —- Mulailah dengan data-data epidemiologis! Sebaran biologis dan geografis
  • Prevalensi dan Insiden lokal (tempat yang diteliti) misal poli interne RSDS
  • Tatalaksana penyakit (diagnosis atau terapi). ketidaksempurnaan terapi. cost benefit (Magnifikasi masalah)
  • pemberian AA sebagai alternatif. rekomendasi terapi. adanya perbedaan. atau sesuatu yang kontradiktif (Kronologis dan konsep solusi)
Tujuan
  • Menjelaskan hubungan/pengaruh/perbedaan_________ dengan/terhadap/dan________
  • Tujuan khusus :
    • Mengetahui  kadar oksalat (parameter – definisi operasional) pada kelompok dewasa sehat dengan pemberian vitamin C dosis tinggi (perlakuan)
    • Mengetahui (placebo) — Kontrol
    • Membandingkan kelompok perlakuan dan kontrol
Manfaat
Manfaat adalah follow up setelah dilakukan penelitian secara akademis dan Praktis. Selanjutnya akan dipakai untuk ini dan itu. Tidak boleh ditulis sebagai masukan untuk peneliti lain. Kalau tujuan sudah tercapai. What next?

  • Manfaat Akademis (Untuk kemajuan Ilmu)
    • Dapat menjadi bahan untuk penelitian lebih lanjut terkait dengan pembuatan dan uji klinis kapsul yang berisi asam amino esensial yang bisa memudahkan untuk dikonsumsi.
    • Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar penelitian lebih lanjut tentang kandungan Curcuma xanthormea dan target kerjanya untuk terapi hepatitis B Kronis
    • Memberikan informasi tentang_____ sehingga_____
    • Manfaat Praktis
      • Jika penambahan asam amino esensial dapat memperlambat progresifitas PGK maka alternatif terapi non farmakologis ini dapat diaplikasikan pada penderita PGK sehingga bisa menurunkan beban biaya pengobatan.
      • Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bukti untuk rekomendasi pemberian Curcuma xanthorema sebagai adjuvan pada terapi Lamivudin pada penderitahepatitis B kronis sehingga membantu upaya peningkatan kualitas pengobatan Hepatitis B Kronis Aktif di Unit Rawat Jalan Penyakit dalam RSDS
      • Hasil penelitian ____ rekomendasi untuk Guidelines / PDT terapi
Tinjauan Pustaka
Intinya menguraikan variable 1, variable 2 dan hubungan antara variable 1 dan 2. Tampilkan data yang relevan sehingga nanti bisa dirangkum di kerangka konseptual.

Jika variabelnya Disease

  • Definisi dan epidemiologi
  • Etiopatogenesis
  • Manifestasi klinis (diagnosis) –> tekankan bila penelitiannya diagnosis (definisi operasional pengukuran. Parameter)
  • Penatalaksanaan –> tekankan bila penelitiannya jenis terapi

Variabel Intervensi

  • Misalkan AA Esensial ya dijelaskan jenis, macam, kebutuhan harian Asam Amino, Manfaat AA,

Hubungan Antar Variabel

  • Penelitian-penelitian sebelumnya yang menghubungan variable 1 dan 2. Hasilnya bagaimana?
  • Bukti literatur yang menyatakan bahwa penambahan asam amino esensial diduga dapat memperlambat progresifitas PGK (Previous Research)
  • Peran asam amino esensial dalam fungsi ginjal normal
  • Peran asam amino esensial dalam memperlambat progresifitas PGK
  • Peran _________ dalam ___________
Kerangka Konseptual
Paling enak Pakai cara Filsafat Ilmu. Variabel dependennya taruh dipaling bawah. Variabel Independen diatruh paling atas. Ini Arts kalo kata DR Naryo. Yang penting sesuaikan sama Tinjauan Pustaka

METODE PENELITIAN

Judul Penelitian
Cantumkan lengkap dengan sebaran demografis dan waktu
Jenis dan Rancangan Penelitian dan Alasannya

Experimental design

~        karena pada penelitian ini, dilakukan intervensi yaitu penambahan asam amino esensial pada terapi standar pada kelompok perlakuan sedangkan kelompok kontrol diberi plasebo.

Quasi

  • karena penelitian ini dilakukan pada individu dimana adanya pembatasan2 terkait dengan etik penelitian dan kesulitan dalam pengontrolan variabel perancu. Sebagai contoh tidak memungkinkan untuk menyamakan kondisi awal subyek penelitian dalam hal terapi oral yang dikonsumsi, jenis/penyebab PGK dll serta tidak memungkinkan untuk menyamakan diet penderita selama masa penelitian.
  • Sampelnya heterogen
  • Karena penelitian dilakukan di RS. Sehingga peneliti bias dalam mengontrol variabel

Pretest dan posttest

~        karena pada tiap kelompok baik kontrol maupun perlakuan dilakukan pengukuran RFT (BUN, SC) pada kondisi awal sebelum intervensi dan akhir intervensi.

Time series

~        karena dilakukan pengukuran RFT secara berkala per 3 bln pada tiap2 kelompok sehingga akan didapatkan grafik perjalanan penyakit. Grafik ini memudahkan dalam membandingkan progresifitas penyakit antara kelompok kontrol dan perlakuan.

Double blinded

~        dilakukan karena penderita tidak mengetahui kedudukannya pada kelompok perlakuan atau kontrol karena semua mendapatkan kapsul tambahan. Peneliti juga tidak mengetahui isi kapsul tambahan tersebut karena yang melakukan pengemasan adalah bagian farmasi

Analitik CASE CONTROL

  • Untuk mencari hubungan sebab dan akibat. Tidak mungkin dengan cohort karena alasan etika. Lebih baik dari cross sectional
  • Biaya relatif murah dan waktu lebih cepat
  • Data Sekunder mudah didapat
  • Tapi biasnya besar

Cohort Retrospektif

  • Data Sekunder. Terbentur etis

Cohort Prospektif

  • Lama, Biaya mahal dan sering drop out, Lose Information. Perlu follow up yang intesif
POPULASI

Semua____ pada (waktu) (geografis)

SAMPEL

mirip populasi tambahin ____ yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi

Kriteria Inklusi

Kriteria Eksklusi

Besar Sampel

rumus untuk 2 sample, uji hipotesa, data proporsi, 2-tailed

n= n2                = jumlah sampel masing- masing perlakuan

P1   = angka  keakuratan  USG transabdominal dibandingkan dengan USG

transrektal dari referensi =  0,65

P2   = angka  keakuratan  USG transabdominal dibandingkan dengan USG

transrektal yang diharapkan =  0,80

Zα   = 1,96 ( α= 0,05)

Zβ   =  0,842 (power of  test= 80%)

 

 

rumus untuk 2 sample, uji hipotesa, data mean SD, 2-tailed

n = jumlah sampel tiap kelompok

Z1 – α / 2 = nilai pada distribusi normal standar yang sama dengan tingkat

kemaknaan (untuk = 0,05 adalah 1,96)

Z1 – ß = nilai pada distribusi normal standar yang sama dengan kuasa

(power) sebesar diinginkan (untuk ß=0,10 adalah 1,28)

σ = standar deviasi kesudahan (outcome) = (9,4+7,2)/2 = 8.3

μ 1 = mean outcome kelompok placebo = 34,5/24 jam

μ 2 = mean outcome kelompok pemberian vitamin C dosis tinggi 28,4 mg/24jam

Sampling

Consecutive atau simple random sampling

Analisis

Non Parametrik –> Chi square

Paremetrik –> student t paired test

 

Randomisasi hanya untuk true eksperimen?

Kata dr. Naryo untuk quasi gak bisa pake Randomisasi