Buat penggemar manga meitantei conan atau serial CSI tentu sudah mafhum bahwa keadaan mayat pada saat meninggal adalah petunjuk sekaligus bukti yang sangat penting. Yang pertama kali dievaluasi oleh para penyidik (polisi, detektif, ahli forensik) saat berada di TKP biasanya adalah perkiraan waktu kematian yang salah satunya bisa saja saat ditemukan mayat sudah kaku atau bahasa medisnya disebut rigor mortis

Nah ini yang bentar lagi kita akan sedikit bahas. Tentang kaku mayat (rigor mortis) dari segi kedokteran forensik dan biokimia. Siapa tahu ada yang berminat atau terobsesi jadi shinichi Kudo hehe..

Mengapa setelah meninggal mayat menjadi kaku?

Setelah meninggal maka seseorang akan tidak lagi bernafas, tubuh pun tidak lagi mendapatkan oksigen. Oksigen adalah salah satu bahan bakar untuk membentuk molekul energi yang dinamakan ATP (Adenosin Tri Phosphate).

Oksigen ga ada ATP juga ada dong. padahal molekul ini diperlukan untuk otot agar bisa rileks (memanjang) dengan melepaskan ikatan protein actin-myosin. Hakikat otot tuh dia kontraksi ibarat karet niy, dia butuh energi untuk bisa melar(memanjang/relaksasi). Akibatnya apa? maka otot akan terus berkontraksi secara terus menerus. hal ini juga diperparah dengan difusi ion  Ca2+ di otot yang bikin protein actin-myosin tambah nempel kayak perangko)

Perkiraan waktu kematian

Jika mayat sudah kaku berarti setidaknya ia sudah meninggal sekitar 2 jam. bagian tubuh yang kaku tidak serentak namun bertahap mulai dari otot mata,wajah, leher, tangan, dada, perut dan yang terakhir kak. proses ini membutuhkan sekitar 6-8 jam. Otot akan mencapai kekakuan maksimum setelah 12 jam dan mulai melemas secara gradual48-60 jam karena proses pembusukan enzimatis oleh bakteri endogen

Faktor-faktor yang mempercepat kaku mayat

kaku mayat ini dipengaruhi oleh suhu. kalo suhu panas kaku mayat lebih cepat timbul tapi juga cepat hilang. sebaliknya bila udara dingin misalnya ditemukan meninggal saat turun salju, maka kaku mayat akan mulai dan selesai dengan lebih lambat. Yang terakhir ini perlu dibedakan dengan kaku karena dingin

Faktor lain yang mempercepat kaku mayat meliputi keadaan otot sebelum meninggal (kejang, kegiatan otot berlebihan), keracunan strichnin, alkaloid.

Dari petunjuk grade dari kaku mayat, penyidik setidaknya bisa memperkirakan waktu kematian dan petunjuk apakah mayat sempat dipindahkan atau tidak.

jadi gitu gan. detektif tuh ibarat menyatukan puzzle untuk memberikan petunjuk yang utuh demi tegaknya keadilan. begitupun juga dengan dokter yang mengumpulkan data pasien dari wawancara, diagnostik penunjang (lab, rontgen) dan pemeriksaan fisik untuk menemukan diagnosis dan terapi yang tepat.

 

Further Reading

http://health.howstuffworks.com/diseases-conditions/death-dying/rigor-mortis-cause1.htm

http://en.wikipedia.org/wiki/Rigor_mortis

http://www.scribd.com/doc/52710434/kaku-mayat