PIT day 2 (12 Juni 2012)

  • Peserta disuruh untuk berkomentar tentang PIT hari pertama tapi tidak ada yang spontan maju. Akhirnya mas Sofyan maju lagi
  • Selalu ada yang menghambat untuk berkomunikasi terutama diri sendiri. Ada konflik diri. Ada egostate yang saling mendominasi. Saat seseorang berbicara maka akan ketahuan dia memakai egostate yang mana. Seperti mas Sofyan yang sungkan untuk maju tadi karena takut dibilang sok, takut audience nya bosen. Konflik antara egostate A dan D. dipengaruhi kultur

Peran Egostate dalam komunikasi (dr Sauli SpKJ)

  • Aku1 dan Aku2 mempunyai tujuan dan kepentingan yang seringkali tidak sama. Lalu diadakanlah kompromi
  • Contoh kasus egostate A (anak): Ada anggota DPR yang pada awalnya memakai dasar ilmiah, lalu menjadi emosional sehingga adu mulut dan akhirnya adu jotos. Begitu juga dengan kongres PSSI
  • Contoh kasus egostate D (Dewasa) : misalnya mahasiswa yang berbeda argument lalu bersama-sama mencari lebih banyak bukti untuk mendukung argumennya
  • Contoh egostate OT (OrangTua) : Misnya di TPA ibu-ibu pada awalnya bicara santai tentang kebiasaan anaknya, lalu ada seorang wali murid yang lalu menjadi serius lalu nuturi kalau sekarang harus hati-hati, anak-anak banyak dipengaruhi narkoba, gaya hidup bebas dsb
  • Egostate dipengaruhi oleh persepsi yang tidak sama, dipengaruhi 12 faktor misalnya Intelegensia, motivasi, rangsangan
  • E.Daril yang menulis tentang analisis transaksional bahwa ada 3 macam egostate Parent(P) Adult(A) dan Child(C) atau kalo dibahasakan Dewasa(D) OrangTua (OT) dan Anak (A)

EGOSTATE ORANGTUA (OT)

  • Egostate OT. Ada 2 macam yaitu penolong (nurturing) dan pengkritik (Critical)
  • Yang kritikal cirri non verbalnya tuding menuding, Berkacak pinggang, mengeluh misalnya. “Kamu ini bodoh. Ayo! Belajar yang rajin!
  • Sedangkan OT yang penolong, “Wah kamu dapat 7. Baguus tapi kalo dapet 9 lebih baik lagi ya nak!”
  • Ciri verbal nya (Seharusnya, Selalu, Harus, Jangan, Bodoh, Tolol, Bagus, Hebat, Sayang)

EGOSTATE DEWASA (D)

  • Egostate D. Non Verbal (wajah yang jujur, terus terang, tidak berpura-pura, sabar dan syukur) menunjukkan emosi namun tidak berlebihan
  • Egostate D Verbal : Mencari data, Bertanya. Mengapa? Apa? Siapa? Menurut pendapat siapa?.
  • Based on data bukan pada perasaan

EGOSTATE ANAK (A)

  • Egostate A terdiri dari alamiah, adaptif dan pemberontak
  • Alamiah misalnya anak kecil yang disuguhi teh lalau bilang rasanya pahit. Lalu orangtuanya mengingatkan.” Jangan begitu nak bilang saja Terimakasih” Bila ia kemudian menurut maka adaptif, bila tidak, misalnya sering mendapatkan kritikan, akan menjadi pemberontak, rebellious
  • Ciri fisik egostate A : Gampang keluar air mata, merajuk, gigit jari, terbahak-bahak
  • Verbalnya : Saya Ingin, Saya benci, Pokoknya, Paling-Amat, Saya enggak peduli

Apa yang mempengaruhi egostate?

  • Terbentuknya Egostate dipengaruhi oleh persepsi, yaitu sesuatu yang ditangkap kemudian dimaknai
  • Egostate OT dipegaruhi oleh significant figure (orangtua, guru, pendidik, Ustadz) yang mempengaruhi perkembangan anak.
  • Yang ditangkap adalah perasaan yang di persepsi. Disini ada diskon
  • Anak yang sering mendapat kritik dari orangtuanya akan menjadi pribadi yang kritikal di kemudian harinya
  • Lain bila orangtuanya sabar. OT Nurturing. Anak dibanggakan dulu, dibesarkan dengan perasaan yang menyenangkan, maka akan menjadi pribadi yang bisa menghargai orang lain
  • Penyebab Egostate D. Terbuka sesuai dengan stimulus, utuh dan tidak ada diskon, sesuai dengan persepsi yang didasarkan pada fakta, bukan perasaan
  • Penyebab Egostate A : berhubungan dengan kenangan, bayangan masa lalu
  • Egostate pada dasarnya adalah satu kesatuan, tergantung mana yang dominan. Bergantung pula pada stimulasi dan stimulus yang keluar
  • Contoh adalah kasus Danang. Sebelum berangkat kuliah, Danang mempersiapkan segala sesuatunya dengan teliti (Egostate D) lalu dijalan dia dib layer/disalip lalu ia marah-marah mengeluarkan kata kotor (EgoState A) lalu sesampai di lampu merah ia deg-degan karena takut terlambat (Egostate A : Berhubungan dengan kenangan masa lalu).
  • Ada lagi seorang ibu yang takut setengah mati bila bertemu polisi lalu menjadi lemas dan berkeringat dingin ini egostate A
  • Selalu lihat egostate diri sendiri dan egostate orang lain
  • Cara mengenali egostate yaitu dari kata-kata yang digunakan, Tinggi rendah suara, Isyarat dan mimik wajah.

TRANSAKSI EGOSTATE

  • Egostate itu ada yang komplementer. Sejajar dan saling mengisi. Klop
  • OT dan A yang komplementer : “Yuk makan dulu!” “wuiiih sedaap”
  • A dan A : dlam bermain, misalnya ada yang main dokter-dokteran. “Tolong gigi kelinciku mau tumbu” lalu ada anak lain yang menimpali “Yuk dobawa ke dokter gigi”
  • Ada yang transaksi silang. Tidak saling melengkapi, saling memotong, sehingga menimbulkan rasa yang tidak enak Misal : “Jam berapa?” “Matamu! Pa kamu tidak melihat jam disitu!” (OT Critical) jawaban lain “Kenopo se kok nggupuhi!”  (A)
  • Transaksi terselubung. Ada seorang suami yang mejanya kotor lalu ia menggambar dengan tangannya I love u . Istrinya tahu dan kemudian tersenyum, diambilnya kemucing  lalu meja itu ia bersihkan
  • Cara memeriksa Egostate : Periksa reaksi perilaku, reaksi perilaku terhadapat significant figure. Masalah khusus dan masa kanak (pola asuh)
  • Use your Adult please!
  • Biarkan Egostate A karena berhubungan dengan enak dan tidak enak namun diimbangi dengan egostate D. Biarpun nenek tapi suka jalan-jalan. Namun selalu ingat bahwa sudah berumur sehingga harus dijaga
  • Egostate A membuat kita mempunyai keinginan. Hanya saja tidak peduli apakah itu benar atau salah, terbiasa begitu. Yang penting senang
  • Egostate OT Memesankan norma sopan dan tidak sopan
  • Kebiasaanlah yang membentuk kita. Ada dokter paru yang merokok karena ia sudah terlanjur terbiasa merokok. Untuk merubahnya ya harus diganti dengan kebiasaan baru. Yaitu kebiasaan tidak merokok
  • Kebiasaan itu juga berhubungan dengan kultur bukan keturunan. Bayi Cina yang dibesarkan di Arab akan mengikuti kebiasaan orang Arab
  • Sebuah kebiasaan akan terasa tidak enak apabila tidak dikerjakan
  • Sebuah Haditz Nabi : Celakalah Ulama! Pengetahuan banyak namun tidak diamalkan, prakteknya tidak ikhlas

Pemutaran klip AADC lalu peserta disuruh untuk menilai egostate apa yang dominan pada masing-masing pelaku

  • Maksud egostate D. A boleh dominan namun masih terkontrol
  • Setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan. Bila kekurangannya tidak tahu, mana bisa diperbaiki
  • Egostate A : Mana Yang enak. Egostate D : Mana yang benar kadang saling bertentangan sehingga menjadi konflik batin
  • A sifatnya impulsif, tergesa, tidak sabar, terlalu cepat menyimpulkan
  • ROP : Realistik Obyektif Proporsional (Ciri egostate D)

PERSEPSI DAN BELIEVE (Prof Fatimah haniman, dr., SpKJ)

  • Persepsi adalah proses menerima stimulus
  • Didalam benak setiap manusia sudah ada peta yang sudah dikuasai dalam kehidupan
  • Persepsi dipengaruhi oleh Skrip, Pengalaman/trauma, Konsep diri, Mitos/belief, Emosi saat itu
  • Skrip (pola interaksi yang menetap sejak masa anak-anak, Dalam hubungan orang tua anak bisa I’m okay you’re okay (+/+), I’m not okay. you are okay (-/+) anak yang menurut. I’m okay you’re not okay (+/-) Rebellious, EGP, Cuek dan yang terakhir I’m not okay you’re not okay. Hope less help less. Terserah, pasrah saja. Orang yang terakhir ini sulit untuk sukses karena tidak mempunyai konsep diri yang positif
  • Mitos bila KRS hari Sabtu pasti akan kembali. Sehingga tersugesti bila sedikit saja merasakan sakit langsung MRS. Sugesti adalah penanaman ide-ide
  • Kasus nyata ada sebuah mitos bila dandang ngguling maka harus diadakan selametan agar tidak terjadi bencana di rumahnya. Suami istri ada yang sampai konflik meruncing , suami religius dan tidak mempercayai mitos. Si istri selalu ketakutan bila ada musibah yang muncul
  • Persepsi adalah proses mental sehingga menjadi pemahaman kemudian menghasilkan respon
  • Saat melihat ular, persepsi orang berbeda-beda, Ada yang berfikir ular langka, bisa ular banyak manfaatnya, dagingnya gurih, bisa untuk tas
  • Commercial break David Beckham. Nilai diri yang berlebih
  • Commercial Break Japp. Dipengaruhi oleh intelegensi

SIMULASI EGOSTATE

GAMES Role Play ada skenario percakapan antara dokter dan pasien. Disini ada kasus HIV dan perselingkuhan. Yang perlu diambil pelajaran adalah Jangan membocorkan rahasia pasien. Pasien HIV dilarang memberitahukan ke ibunya. Kasus perselingkuhan dimana ditemukan kondom  di vagina. Ya jangan diberi tahu ke suaminya. Istrinya bisa menuntut dengan pasal kerahasiaan medic

MMPI

Summarized by Astu Anindya Jati (12 Juni 2012)