Sebuah kecelakaan penerbangan membuat john ottwa (Liam Neeson) dan keenam pekerja oil and gas terdampar di pegunungan bersalju.

Ketujuh orang tersebut harus berjuang bertahan hidup melawan suhu minus 18 C, kawanan serigala yang haus darah, dan bahkan ketakutannya sendiri

Sebuah situasi dimana garis antara hidup dan mati begitu tipis adanya.

Film ini sebenarnya adalah sebuah metafor. Bahwa sebenarnya kita hidup dikelilingi oleh ketakutan, ancaman dan tantangan. Barangsiapa kuat dan memiliki semangat untuk terus hidup tentu akan terus bertahan.

Salah satunya adalah kenangan dan bayangan tentang orang-orang yang kita cintai. The people we love most

Another Lesson

John ottwa, seorang pemburu professional, hampir saja bunuh diri karena kesedihan mendalam atas kepergian istrinya jikalau ia tidak mendengar lolongan serigala. Iapun tersadar bahwa ada orang-orang yang harus ia lindungi

 

Ayahnya, seorang tentara, selalu mengajarkannya tentang 4 bait puisi yang terus ia ingat di sepanjang hidupnya

 

Once more into the fray..

Into the last good fight I’ll ever know

Live and die on this day!

Live and die on this day!

 

Sekali lagi terlibat pertempuran

Sampai pertarungan akhir terbaik yang suatu saat akan kualami

Hidup dan matilah untuk hari ini!

Hidup dan matilah untuk hari ini!

 

Kawan..

Hiduplah untuk hari ini.. Jangan pada masa lalu yang sudah menjadi sejarah. Jangan pula hidup pada masa depan yang masih menjadi misteri dan angan-angan.. Hiduplah yang terbaik! Hargailah setiap detik dari hidupmu!

Karena waktu yang terlewat dalam ketersia-siaan.. Kelak hanya kan menjadi penyesalan

 

Astu Anindya Jati

21 maret 2012

Graha pena surabaya