Home

Allah dulu, Allah lagi, Allah terus bagian 7 ~ kaitan dengan kesehatan (@yusuf_mansur – Wisata Hati ANTV)

Leave a comment

 

  • Hari ini terakhir untuk tema Allah dulu, Allah lagi, Allah terus. InsyaAllah untuk hari senin kita membahas segitiga wisata hati
  • Waktu masih kecil anak saya wirda pernah step (kejang demam), sejak itu saya trauma begitu anak panas langsung ikhtiarnya bawa ke dokter. Pada suatu malam bener waktu itu panas, saya langsung bergegas siap-siap mau ke rumah sakit eh istri saya ngingetin “Bang Alloh dulu baru ke dokter” Subhanallah saya seperti diingetin. Lalu saya shalat 2 rakaat sambil bilang ke Alloh “Ya Alloh. niy saya berisiko” meski sebenernya enggak. Kan di rumah sakit juga mesti ngantri, pendaftaran, belum perjalanan kesana. Menunda sesuatu untuk sesuatu yang lebih besar
  • Udah siap. Istri saya tuh udah siap tentengan untuk sedekah. Sebelumnya dia udah nyiapain beras, sembako, minyak dll untuk disesekahin.
  • Nah pas di depan pintu saya ketemu Bang Azwar, orang betawi. “Ustadz mau kemane?” “Mau ke dokter niy si wirda panas” jawab saya. “Eh bentar-bentar tadz saya panggilin bini ane ya. Kemarin anak saya Helen juga panas”
  • Langkahh saya dihentikan pas di depan pintu. Lalu dating tuh Nyai Kiya. Istrinya bang azwar. Dia lalu bawa daun sama kapur untuk popolan (kompres) sambil disholawatin. eh Alhamdulillah paginya panasnya turun terus bisa main-main lagi. Wah gini niy kalo Alloh dulu InsyaAlloh ditunjukkan jalan yang lebih baik
  • Cerita lagi pas saya mau nikah. Waktu itu saya udah punya calon namanya maimunah. Niy istri sama anak saya di depan tv pasti ketawa ketiwi. Udah demen banget sama niy ngebet mau nikah besoknya mau nglamar. Tiba-tiba abang saya ngingetin “Eh udah nanya sama Alloh belum” waktu itu saya berontak lah buat apa nanya sama Alloh kan saya udah demen. Iya kalo setuju terus kalo Alloh ga setuju gimane?
  • Waktu itu saya shalat malam. Niatnya bukan untuk istikharoh tapi shalat malam biasa sebelum tidur. Terus baca Qur’an ada ayat yang bunyinya “Jika kamu beriman maka janganlah kamu mendahului Alloh dan rasul-Nya” wah ditegor nih ane
  • Lalu ane ambil agenda lalu Ane nulis “Ya Alloh niy maimunah baik enggak jadi bini ane?” lalu say a baca Al Fatihah , sujud minta petunjuk lalu saya membaca Al-Quran secara acak lalu menunjuk pada salah satu ayat. Bismillah.. ketemu QS Al Hijr : 71  Luth berkata: “Inilah puteri-puteriku (kawinlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat (secara yang halal).” Langsung saya tertawa terpingkal-pingkal. Alhamdulillah. Oke besok saya lamar
  • Saat saya lamar ternyata saya disuruh untuk pikir-pikir dulu. Waktu itu maimunah emang baru umur 14 tahun, masih SMP. Di malem sebelumnya dengan cara yang sama saya juga sempat bertanya-tanya mau nggak nih orangtuanye sama saya? Kira-kira bakalan diterima gak ya? Ternyata yang muncul juga QS Al-Hijr 72 (Allah berfirman): “Demi umurmu[807] (Muhammad), sesungguhnya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan).” Artinya kemudian membuat saya bimbang
  • Nanya lagi sama Alloh saya tulis di Agenda “Ya Alloh niy saya masih punya hutang banyak. Apa nanti kalo saya menikah tidak membebani si Maimunah didatengin orang-orang yang mau nagih utang?” Ketemu QS Al-Hijr ayat 82 dan mereka memahat rumah-rumah dari gunung-gunung batu (yang didiami) dengan aman. Ya Alloh saya pingin nikah niy Ya Alloh saya bersujud dan menangis…
  • Selanjutnya akan saya teruskan pada hari Senin
  • Subhanakallahumma wabihamdik asyhadu Alla illa hailla anta astaghfiruka wa attubuilaih

Disusun oleh @astu_MD

Advertisements

Senyum itu… Dahsyat!

Leave a comment

”Tabassumuka Fii Wajhi Akhiika Shodaqoh”

Tersenyum ketika bertemu dengan saudara kalian adalah termasuk ibadah.”

Satu hal yang paling berkesan saat perjalanan di tol Surabaya-Gresik adalah Senyum Pak Edi. Ya beliau adalah petugas loket tol di Gerbang Romokalisari Gresik, umurnya sekitar 30an, penampilannya bersih dan rapi.

Senyum pak Edi ini memang luar biasa. Tampak tulus dari hati, mencerahkan dan menular. Selelah apapun tetap ramah dan simpatik. Hmm saya kadang berfikir. Apa enggak capek ya terus tersenyum dengan begitu banyak orang yang terus lalu lalang melewati loketnya selama 7 jam setiap harinya. Saya saja pada waktu resepsi pernikahan dulu otot pipi menjadi kram karena terus tersenyum untuk setiap tamu yang menyalami padahal waktu itu hanya 2 jam hehe.. More

Tawakal bagian 4 (Wisata hati – @yusuf_mansur) 10 Januari 2012

Leave a comment

  • Seperti bintang dengan cahayanya yang bertingkat 10-0 (10 paling terang, dan 0 tanpa cahaya) begitu juga hidup. Saat jiwa kita masih murni maka cahayanya 10 lalu kita berbuat dosa terus menerus hingga lama kelamaan meredup. Sampai angka 3 misalnya kita menyesal dan bertaubat eh sama Alloh malah dikasi cobaan hartanya ludes, dituntut cerai sama istri finalnya dipenjara.. reduuplah hingga ia ke titik 0
  • Sampai disini ada rahasianya. Sebenarnya bila Alloh mencintai seseorang atau suatu kaum maka diberinya cobaan di dunia diberi susah diberi azab di dunia dengan tujuan memebersihkan semua dosa dan kesalahannya. Agar ia tidak diazab lagi di akhirat kelak
  • Bertaubatlah dengan sebenar-benarnya taubat :  Dan orang-orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya (QS Al Furqoon (25) : 71)
  • Bilamana Allah mengasihi seseorang, maka Ia akan menyegerakan hukumannya
  • Kembali ke cerita tadi, sampai titik 0, bersih lagi, terusin riyadhah nya , dhuha, ngaji, tahajjud dsb 6 bulan ia keluar dari penjara, yang ia datengin orang tuanya. Ternyata orangtuanya sudah enggak marah, istrinya pun ga jadi nuntut cerai. Ia mulai bisnis bensin eceran, tambah gede, tambah gede sampai akhirnya punya 3 pom bensin. Kembalilah ia ke no 10 terang benderang dengan cahaya penuh keimanan
  • InsyaAlloh kita akan ketemu besok dengan tawakal bagian ke 5 : Doa Nabi Musa as
  • Tidak ada yang Alloh berikan kecuali itu yang terbaik untuk kita Bisa jadi kita membenci sesuatu padahal itu baik untuk kita, sebaliknya bisa jadi kita menyenangi sesuatu padahal itu buruk untuk kita
  • Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS At-Tahrim [66:8])

 

Disusun oleh @astu_MD

10 Januari 2012

8 Alasan mengapa harus Nikah [Repost]

Leave a comment

Menikah hukumnya memang bukan wajib seperti wajibnya sholat atau kewajiban ibadah lainnya. Namun menikah sungguh bermanfaat banyak. Selain berpahala besar, menenangkan hati, mendapatkan keturunan dan kebaikan-kebaikan lainya, menikah juga dapat mencegah berbagai pelanggaran antar jenis yang bukan mahromnya.

Berikut beberapa alasan mengapa harus menikah, semoga bisa memotivasi kaum remaja untuk memeriahkan dunia dengan nikah.

1. Sebagai pelaksanaan dari ketentuan Alloh dan Sunnah Rosul untuk saling bisa menetapi hak dan kewajiban.

…. فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَى وَثُلاَثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلاَّ تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ذَلِكَ أَدْنَى أَلاَّ تَعُولُوا ٭ النساء ٣Menikahlah kalian apa yang baik untuk kalian dari perempuan dua, tiga atau empat. Jika kalian kawatir untuk tidak bias adil maka cukuplah satu atau apa yang di miliki tangan kananmua (budak). Demikian itu lebih mudah untuk berbuat adil (QS An Nisa’ ayat 3)

النِّكَاحُ مِنْ سُنَّتِي فَمَنْ لَمْ يَعْمَلْ بِسُنَّتِي فَلَيْسَ مِنِّي وَتَزَوَّجُوا فَإِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمْ اْلأُمَمَ وَمَنْ كَانَ ذَا طَوْلٍ فَلْيَنْكِحْ وَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَعَلَيْهِ بِالصِّيَامِ فَإِنَّ الصَّوْمَ لَهُ وِجَاءٌ  * رواه ابن ماجة

Menikah itu sunnahku, barang siapa yang tidak mengamalkan sunnahku maka bukan golonganku, dan menikahlah kalian sesungguhnya aku adalah orang yang memperbanyak umat, barang siapa yang punya kemampuan maka menikahlah dan barang siapa yang tidak punya kemampuan maka berpuasalah sesungguhnya puasa sebagai perisai (benteng penjagaan) ( HR Ibnu Majah )

 

2. Melengkapi / menyempurnakan agamanya

إِذَا تَزَوَّجَ أَحَدُكُمْ عَجَّ شَيْطَانُهُ يَقُوْلُ يَا وَيْلَهُ عَصَمَ ابْنُ آدَمَ مِنىِّ ثُلُثَىْ دِيْنِهِ * (أبو يعلى و الديلمى)

Ketika salah satu dari kalian menikah maka syetannya akan berteriak dan berkata : Celaka… anak Adam telah menjaga 2/3 agamanya. ( HR Abu Ya’la dan Ad dailamy )

 

3. Menjaga Kehormatan Diri

يَامَعْشَرََ الشَّبَابَ، مَنِ اسْتَطَاعَ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أََغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ، فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ  * رواه البخارى

“Wahai para pemuda! Barang siapa diantara kalian berkemampuan untuk nikah, maka nikahlah, karena nikah itu lebih mudah menundukkan pandangan dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barang siapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia puasa, karena puasa itu dapat membentengi dirinya. (HR. Bukhari).

Didalam hadist lain disebutkan bahwa sehina atau serendah-rendahnya janaiz (mayat) adalah mati dalam keadaan membujang. Maka yang belum menikah segeralah menikah jika umur dan kesiapan lainnya sudah terpenuhi.

 

Setelah sebelumnya dibahas pahala menikah dari sisi proses menikah itu sendiri, berikut ini dijelakan beberapa kefadolan yang didapat setelah menikah. Dimana ternyata dari berbagai amal kita setelah menikah memberikan pahala dan keutamaan lebih. Ya, dengan berkeluarga ternyata menambah ladang pahala kita.

4. Senda guraunya suami-istri bukanlah perbuatan sia-sia
كُلُّ شَئْ ٍلَيْسَ فِيْهِ ذِكْرُ اللهِ فَهُوَ لَهْوٌ وَلَعِبٌ إِلاَّ أَرْبَعٌ مُلاَعَبَةُ الرَّجُلِ امْرَأَتَهُ وَتَأْدِيْبُ الرَّجُلِ فَرَسَهُ وَمَشْيُهُ بَيْنَ الْغَرْضَيْنِ وَتَعْلِيْمُ الرَّجُلِ السِّبَاحَةَ ٭ رواه النسائى

“Segala sesuatu yang di dalamnya tidak mengandung dzikrullah merupakan perbuatan sia-sia, senda gurau, dan permainan, kecuali empat (perkara), yaitu senda gurau suami dengan istrinya, melatih kuda, berlatih memanah, dan mengajarkan renang.” (HR Sunan An Nasa’i).

 

5. Bersetubuh dengan istri termasuk Sodaqoh
إِذَا خَرَجَ الْعَبْدُ فِى حَاجَةِ أَهْلِهِ كَتَبَ اللهُ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ دَرَجَةً فَإِذَا فَرَغَ مِنْ حَاجَتِهِمْ غُفِرَ لَهُ (الديلمى عن جابر)

Ketika seorang hamab keluar di dalam keperluan ahlinya ( bersetubuh ) maka Alloh akan menulis baginya setiap langkah satu derajat, dan ketika selesai dari hajat mereka maka Alloh mengampuni mereka.

 

إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا نَظَرَ إِلَى امْرَأَتِهِ وَنَظَرَتْ إِلَيْهِ نَظَرَ اللهُ إِلَيْهِمَا نَظْرَةَ رَحْمَةٍ فَإِذَا أَخَذَ بِكَفِّهَا تَسَاقَطَتْ ذُنُوْبُهُمَا مِنْ خِلاَلِ أَصَابِعِهِمَا  * (ميسرة بن على فى مشيخته ، والرافعى عن أبى سعيد)

Sesungguhnya seorang laki2 ketika memandang istrinya dan istrinya memandang padanya maka Alloh memandang pada keduanya dengan pandangan rohmat, maka ketika dia memegang telapak tangan istrinya maka dosa2 keduanya akan rontok dari sela-sela jari keduanya.

 

عَنْ أَبِي ذَرٍّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ ابْنِ آدَمَ صَدَقَةٌ تَسْلِيمُهُ عَلَى مَنْ لَقِيَ صَدَقَةٌ وَأَمْرُهُ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْيُهُ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَإِمَاطَتُهُ الْأَذَى عَنْ الطَّرِيقِ صَدَقَةٌ وَبُضْعَةُ أَهْلِهِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ كُلِّهِ رَكْعَتَانِ مِنْ الضُّحَى ….. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَحَدُنَا يَقْضِي شَهْوَتَهُ وَتَكُونُ لَهُ صَدَقَةٌ قَالَ أَرَأَيْتَ لَوْ وَضَعَهَا فِي غَيْرِ حِلِّهَا أَلَمْ يَكُنْ يَأْثَمُ ٭ رواه ابو داود

Dari Abi Dzar dari Nabi SAW bersabda: Pagi2an atas semua anggota anak Adam adalah Sodaqoh, ucapan salamnya atas orang yang dia jumpai adalah sodaqoh, memerintahkannya pada kebaikan menjadi sodaqoh, mencegahnya dari kemungkaran juga sodaqoh, membuangnya kotoran dari jalan juga sodaqoh, bersetubuhnya pada istrinya juga sodaqoh, dan cukup dari semua itu dengan solat 2 rekaat Dhuha.

Mereka bertanya: Wahai Rosululloh… salah satu kami mengeluarkan syahwatnya menjadi sodaqoh? Nabi bersabda: bukankah ketika dia meletakkan syahwatnya pada sesuatu yang tidak halal juga menjadi dosa baginya???.. ( HR Abu Dawud )

 

6. Pahala memberi contoh yang baik
مَنْ سَنَّ فِي الإِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً، فَلَهُ أَجْرُهَا، وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ. مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْءٌ. وَمَنْ سَنَّ فِي الإِسْلاَمِ سُنَّةً سَيِّئَةً، كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ. مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْءٌ  ٭ رواه مسلم

“Siapa saja yang pertama memberi contoh perilaku yang baik dalam Islam, maka ia mendapatkan pahala kebaikannya dan mendapatkan pahala orang-orang yang meniru perbuatannya itu tanpa dikurangi sedikit pun. Dan barang siapa yang pertama memberi contoh perilaku jelek dalam Islam, maka ia mendapatkan dosa kejahatan itu dan mendapatkan dosa orang yang meniru perbuatannya tanpa dikurangi sedikit pun.” (HR. Muslim.)

Bagaimana menurut Anda bila ada seorang kepala keluarga yang memberi contoh perbuatan yang baik bagi keluarganya dan ditiru oleh istri dan anak-anaknya? Demikian juga sebaliknya bila seorang kepala keluarga memberi contoh yang jelek bagi keluarganya?

 

7. Seorang suami memberikan nafkah, makan, minum, dan pakaian kepada istrinya dan keluarganya akan terhitung sedekah yang paling utama. Dan akan diganti oleh Allah, ini janji Allah.

 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللّهِ «دِينَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِي سَبِيلِ اللّهِ وَدِينَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِي رَقَبَةٍ. وَدِينارٌ تَصَدَّقْتَ بِهِ عَلَىٰ مِسْكِينٍ. وَدِينَارٌ أَنْفَقْتَهُ عَلَىٰ أَهْلِكَ. أَعْظَمُهَا أَجْراً الَّذِي أَنْفَقْتَهُ عَلَىٰ أَهْلِكَ  ٭ رواه مسلم

Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata: Rasulullah SAW, bersabda: “Satu dinar yang kamu nafkahkan di jalan Allah, satu dinar yang kamu nafkahkan untuk memerdekakan budak, satu dinar yang kamu berikan kepada orang miskin dan satu dinar yang kamu nafkahkan kepada keluargamu, maka yang paling besar pahalanya yaitu satu dinar yang kamu nafkahkan kepada keluargamu.” (HR Muslim).

 

عَنْ ثَوْبَانَ ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللّهِ : «أَفْضَلُ دِينَارٍ يُنْفِقُهُ الرَّجُلُ: دِينَارٌ يُنْفِقُهُ عَلَىٰ عِيَالِهِ. وَدِينَارٌ يُنْفِقُهُ الرَّجُلُ عَلَىٰ دَابَّتِهِ فِي سَبِيلِ اللّهِ. وَدِينَارٌ يُنْفِقُهُ عَلَىٰ أَصْحَابِهِ فِي سَبِيلِ اللّهِ ٭ رواه مسلم

Dari Tsauban, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Dinar yang paling utama adalah dinar yang dinafkahkan seseorang kepada keluarganya, dinar yang dinafkahkan untuk kendaraan di jalan Allah, dan dinar yang dinafkahkan untuk membantu teman seperjuangan di jalan Allah.” (HR. Muslim).

Seorang suami lebih utama menafkahkan hartanya kepada keluarganya daripada kepada yang lain karena beberapa alasan, diantaranya adalah nafkahnya kepada keluarganya adalah kewajiban dia, dan nafkah itu akan menimbulkan kecintaan kepadanya.

 

عن حَكِيمِ ابنِ مُعَاوِيَةَ الْقُشَيْرِيِّ عن أبِيهِ ، قال: «قُلْتُ يَارَسُولَ الله مَا حَقُّ زَوْجَةِ أَحَدِنَا عَلَيْهِ؟ قال: أَنْ تُطْعِمَهَا إذَا طَعِمْتَ، وَتَكْسُوَهَا إذَا اكْتَسَيْتَ أو اكْتَسَبْتَ وَلا تَضْرِبِ الْوَجْهَ، وَلا تُقَبِّحْ، وَلا تَهْجُرْ إلاَّ في الْبَيْتِ  ٭ رواه ابوداود

Dari Hakim bin Mu’awiyah dari bapaknya, bertanya kepada Rasulullah SAW: ‘Wahai Rasulullah, apa hak istri terhadap salah seorang di antara kami?” Beliau menjawab dengan bersabda, “Berilah makan bila kamu makan dan berilah pakaian bila kamu berpakaian. Janganlah kamu menjelekkan wajahnya, janganlah kamu memukulnya, dan janganlah kamu memisahkannya kecuali di dalam rumah. ( HR Abu Dawud )

 

عن عَبْدِ الله بنِ عَمْرٍو ، قال قال رَسُولُ الله صلى الله عليه وسلم: «كَفَى بالمَرْءِ إِثْماً أنْ يُضَيِّعَ مَنْ يَقُوتُ  *رواه ابو داود

Dari Abdullah bin Amr bin ‘Ash ra., ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Seseorang cukup dianggap berdosa apabila ia menyianyiaka orang yang harus diberi belanja.” (HR. Abu Dawud).

 

8. Seorang pria yang menikahi janda yang mempunyai anak, berarti ikut memelihara anak yatim

Janji Allah berupa pertolongan- Nya bagi mereka yang menikah.
وَأَنْكِحُوا الْأَيَامَى مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ ٭ النور ٣٢

Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (An Nur: 32)
ثَلاَثَةٌ كُلُّهُمْ حَقٌّ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ عَوْنُهُ الْمُجَاهِدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالنَّاكِحُ الَّذِي يُرِيدُ الْعَفَافَ وَالْمُكَاتَبُ الَّذِي يُرِيدُ الأَدَاءَ  ٭ رواه النسائى

Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya. (HR. An Nasa’i,)

 

Dan masih banyak lagi alasan2 yang lain …  Muda-mudahan yang belum dapat jodoh Alloh memberi jodoh yang barokah fiddun ya  wal akhiroh. Amiiin…

 

Repost from :

http://blogldii.wordpress.com/2009/05/12/kenapa-harus-menikah-i/

http://blogldii.wordpress.com/2009/05/13/kenapa-harus-menikah-ii/

Barakallahu fiik…

Tawakal bagian 3 [Wisata Hati – @Yusuf Mansur] 9 Januari 2012

1 Comment

 

  • Katakanlah: “Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (takdir) Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?” Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi mereka pelindung dan penolong selain Allah.  (QS Al Ahzab : 17)
  • Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurniaNya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS Yunus : 107)
  • Tidak ada yang bisa menghilangkan kesulitan selain-Nya
  • Tiada Tuhan selain Allah. Dia lah yang memberikan manfaat dan juga mudharat
  • Jangan bergantung kepada manusia. Bila ada kesulitan, kembalikan terlebih dahulu ke Alloh SWT.
  • Sebagai ilustrasi : seorang anak yang akan di DO bila besok tidak bayar SPP. Jangan terus mencari pinjaman ke pamannya. Tapi adukan terlebih dahulu ke Alloh SWT ke Masjid sama anaknya come to Him, Datanglah kepada-Nya di jalan Alloh. kerjakan shalat Dhuha. Tuhan Maha Mendengar dan Melihat. Biarkan Alloh yang mencarikan jalan keluar
  • Tawakal itu mestinya sejak awal. Pas mau buka toko, bismillah yang  penting usaha. Usaha itu ibadah dan ibadah itu mendatangkan rezeki
  • Rezki kita tuh bukan dari klien, bukan dari customer, tapi mutlak dari Alloh SWT
  • Kalau ada kesulitan mentokin aja. Biar tau cara Alloh menolong hamba-Nya
  • Sekian. Tetaplah sedekah, istighfar dan Sholawat
  • Besok kita akan melanjutkan pembahasan tentang tawakal dengan judul bintang

 

Disusun oleh : @astu_MD

9 Januari 2012

5 Hal yang membuat Ibadahmu terasa nikmat

Leave a comment

Assalamualaikum sahabat!

Bismillahirrohmaanirrohiim Aku berlindung padaMu dari sifat Riya’ , Ujub dan Munafik

Alhamdulillah tadi pas shalat shubuh di awal tahun 2012 Masehi ada tauziyah dari Ustadz Jadid Farhan. Salah satunya tentang 5 hal yang membuat ibadah terasa nikmat. Apa sajakah?

  1. 1.       Membaca Al-Qur’an
  • ·         ” Dan Kami turunkan dari al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman”. (Qs. al-Isra:82)
  • Biasakan istiqomah untuk membaca Al-Qur’an setiap harinya. Misalnya sehabis berdzikir, setelah shalat. Kalo perlu letakkan Al-Qur’an selalu disamping kita saat kita shalat sehingga mudah untuk kita meraih dan membacanya
  • Pengalaman pribadi niy. Sehabis shalat saya membaca 2 halaman berikut artinya. Saya tandai ayat-ayat yang menambah semangat. Diresapi dan diingat-ingat. Dan Alhamdulillah lho hati tuh tenaaang. Sejuk sekaligus menguatkan
  1. 2.       Dzikir
  •  Ingatlah hanya dengan dzikrullah hati menjadi tenang” (Ar-Ra’d 28)
  • Dzikir ada bermacam-macam, lakukankah sesuai semampu Anda
  1. 3.       Shodaqoh
  • Kebahagiaan seringkali datang disaat kita dapat memberikan kebahagiaan kepada orang lain. Shodaqoh mulai dari senyum , harta maupun dengan jiwa. Fa InsyaAlloh segala sesuatu yang kita shodaqohkan suatu saat akan dibalas berlipat-lipat, itu sudah janji-Nya
  • Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS 2 : 261)
  • Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), MAKA ALLAH MELIPAT GANDAKAN PEMBAYARAN KEPADANYA DENGAN LIPAT GANDA YANG BANYAK. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan. (QS 2:245)
  1. 4.       Sujud
  • Banyak penelitian membuktikan bahwa Sujud baik untuk sirkulasi dan Dapat Menghilangkan timbunan gelombang elektromagnetis. Seperti kita ketahui di zaman modern ini banyak barang-barang elektronik. Terutama hape.. nah dengan posisi sujud, maka gelombang elektromagnetis tersebut akan dialirkan ke tanah (ground) sehingga InsyaAlloh membuat kita lebih sehat juga mengurangi risiko kanker
  • Kalau kita punya masalah . apapun curhat deh sama Alloh. di posisi inilah kita paling dekat sama Alloh. Keluarin semua uneg-uneg sambil berdoa agar diberi jalan keluar dan kemudahan
  1. 5.       Shalat Malam
  • Di malam yang sunyi dimana sebagian besar manusia tidur, nikmat sekali rasanya bermunajah, membaca ayat-ayatnya. Tahajjud adalah ibadah sunnah yang paling utama. Sampai Alloh sendiri yang menyampaikannya di dalam Al Qur’an.. bayangin presidennya sendiri yang nyampein betapa pentingnya ibadah ini
  • “ Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat yang terpuji.”
    (QS : Al-Isro’ : 79)

Itu tadi 5 hal yang InsyaAlloh akan membuat ibadah kita terasa nikmat, hidup pun terasa tenang dan tentram.

Soal 2012 Nih Tahukah Anda? 12 adalah jumlah huruf dari Laailaahaillallahu. Tiada Tuhan Selain Alloh. Bila kita mau selamat dari bencana maka tancapkanlah kalimat ini di dalam dada. Buktikanlah dengan amal perbuatan Fa InsyaAlloh hidup Anda selalu berkah dan manfaat. Aamiin

 

Surabaya, 1 Januari 2012 06:07

@astu_MD