• Cinta Suci Zahrana - Book Cover

    Alhamdulillah. Terus belajar yang baik. Jangan sekali-kali meninggalkan shalat. Jaga Akhlak dan jangan neko-neko”  – Pak Munajat (6)

  • tutukno sekolahmu.  Sekolaho sak duwur-duwure yo Nduk ben ora asor uripmu” – Bu Nuriyah (8)
  • “Siapa yang menginginkan dunia, maka ia harus punya ilmu. Siapa yang menginginkan akhirat maka ia harus punya ilmu. Dan siapa menginginkan keduanya  maka ia harus punya ilmu” Ilmu adalah pangkal kesuksesan orang yang ingin mendapatkan apa saja. (10)
  • Bagaimana kamu menghabiskan waktumu itu jauh lebih penting daripada bagaimana kamu menghabiskan uangmu. Kekeliruan soal uang mudah dikoreksi tetapi begitu kehilangan waktu maka hilanglah modal hidup, hilanglah segalanya – Pembimbing skripsi Zahrana (15)
  • “Konsentrasi yang terfokus adalah salah satu kunci sukses” – Pembimbing skripsi Zahrana (15)
  • Meneduhkan di kala gelisah,  dekat di kala susah, mengobati di kala sakit dan mesra di kala bahagia. Itulah sahabat sejati (21)
  • “Shalat jama’ahnya tidak pernah ketinggalan” – Lina (23)
  • Alhamdulillah, mobil trutung tua ini aku beli dengan hasil keringatku sendiri Dik Rana. Tidak kayak anak-anak yang sok ngaya pakai Honda Jazz tapi dibelikan orangtuanya. Anak-anak seperti itu tidak punya mental karakter, persis ayam broiler” – Gugun (29)
  • “Guru yang berhasil adalah yang mampu mengantarkan muridnya lebih berhasil darinya. Itulah guru sejati” – Guru SMA Zahrana (57)
  • Dari hati yang paling dalam, ia kagum juga pada orangtua itu , kalau azan berkumandang tidak ada yang boleh menghalanginya untuk datang ke Mushalla. Sikap pak Munajat itu sudah terkenal di daerah situ. Bahkan jika ada tamu penting ke rumahnya sekalipun, Ia akan tetap pergi ke mushalla, bahkan mengajak tamunya sekalian jika azan berkumandang. (75)
  • Pernahkah kita berterima kasih / kepada para petani penanam benih? / Keramahan yang putih / ketulusan yang tak pernah menagih – Zawawi Imron (89)
  • “ …. Ilmu itu tidak hanya ada di buku-buku diktat kuliah, ilmu juga berserakan di sekitar kita, ada di perjalanan hidup kita. Kau harus ingat ilmu yang ada di diktat-diktat kuliah itu sangat sedikit dibandingkan dengan apa yang ada di luar diktat kuliah” – Lina (105)
  • “…Nabi kita meminta ummatnya untuk menuntut ilmu, untuk terus menambah ilmu…” – Lina (107)
  • “Dua kalimat yang ringan di lisan. Disukai Allah Yang Maha Rahman. Sangat berat timbangannya kelak di akhirat Yaitu Subhanallah wa bihamdihi, Subhanallahil Adhim” (144)
  • Bu Nuriyah paling senang kalau mengucapkan “Laa haula wa laa quwwata illa billahil ‘aliyyil adhiim” Karena mengucapkannya satu kali berarti menanam satu pohon di surge (145)
  • “Oh alangkah nikmatnya, terbebas dari tekanan hidup yang mencekik, beristirahat, tidur nyenyak akan memperbaharui jiwaku” – Les Hewitt (154)
  • “Kebijakan yang sesungguhnya, biasanya tampak melalui kerendahan hati dan tidak banyak cakap” – Napoleon Hill (191)
  • “Saya pernah mendengar Nabi Saw. Bersabda, ‘Al’ajalatu minasysyaithan. Tergesa-gesa itu datangnya dari setan..” (195)
  • “…kau harus ingat bahwa rizki, umur dan nasib apa yang kita jumpai ada di tangan Allah. Allah sudah menulis rizki kita, maka rizki kita tidak akan diserobot orang lain. Kita hanya diminta ikhtiar sebaik-baiknya agar mendapat rahmat Allah SWT..” – Lina (208)
  • “.. Kebahagiaanku ada pada kemanfaatan, kalau bermanfaat aku senang. Bukan pada kepemilikan” – Kyai Temanggung(219)
  • Ada orang-orang yang menemukan kepuasan karena dapat member (219)
  • “Orang yang bahagianya adalah karena harus memiliki, ketika melihat sekuntum bunga harum semerbak, maka ia akan memetik bunga itu untuk disimpan di kamarnya, agar dia dapat menikmati keharumannya sepanjang waktu. Tetapi orang yang bahagianya jika bisa member manfaat, kemungkinan besar akan membiarkan bunga itu tumbuh, bahkan menyirami dan memelihara agar setiap orang yang lewat dapat menikmati keharumannya” – Kyai Temanggung (220)
  • “.. Lelaki itu umumnya punya ego, tidak mau istrinya lebih pinter dan lebih tua darinya…” – Bu Nyai Temanggung (230)
  • “Kemuliaan hidup seseorang  itu tidak karena pendidikannya atau pekerjaannya. Seseorang jika dimuliakan oleh Alloh akan juga mulia di mata manusia” – Bu Nuriyah (234)
  • “..Banyaklah berdzikir. Dengan banyak berdzikir hati akan tenang!” – Lina (250)
  • “.. Jodoh itu terkadang dikejar-kejar tidak tertangkap. Tapi terkadang datang sendiri. Yang paling penting adalah dekat dengan Allah dalam keadaan susah dan bahagia. Senang dan sedih” – dokter Zulaikha (253)
  • “Suatu saat kamu perlu untuk tidak memikirkan kesuksesan dan kegagalan. Jangan biarkan hal itu mengganggu dirimu!” – Anton Chekov
  • “Orang beriman yang paling sempurna adalah yang paling baik akhlaknya. Begitu Nabi mengingatkan” – Bu Nyai Dah (253)

Summarized by @astu_MD – 17 Desember 2011 07.00