Quotes from Amba – Laksmi Pamuntjak

Quotes from Amba – Laksmi Pamuntjak

  • Apabila kita bertanya pada seorang ksatria tua, apa keberanian yang paling purba? Dia akan menjawab kewajiban
  • Dan orang yang cemburu adalah orang yang enggak pede
  • Sebagai kepala sekolah, sudah sepantasnya ia memiliki kearifan seribu kitab. Ilmu lain. pengetahuan bukanlah sesuatu yang harus ia pelajari. Melainkan bagian dari dirinya
  • Dan zaman itu sekarang Nduk. Zaman yang memamerkan agama. Zaman yang menghakimi orang Orang semakin mundhi diri lapal makna. Orang semakin pendhak-pendhak angendhak gunaning janma
  • Amba-lah yang membawa akhir Bharatayudha
  • Kamu jangan sampai terjerat apa yang dibayangkan orang. Kamu harus bisa mengatasinya dan memberi sendiri kepada namamu
  • Politik memang bukan tentang apa yang benar. Politik adalah bagaimana kita bisa salah dengan benar
  • Kamu lihat sendiri dunia semakin hitam dan putih padahal kebenaran selalu di tengah-tengah, di bagian remang-remang dan kelabu.
  • Dan pendidikan sesungguhnya berarti kemampuan untuk membuat pilihan yang sulit ketika yang salah dan yang benar tak selalu jelas
  • Segala bermula dari pikiran. Tubuh yang mematuhi otak –Salwa
  • Kamu harus tahu bagaimana menghargai hidup, kamu harus bersyukur masih diberi hidup
  • Tapi semua yang barat belum tentu Inggris – Dr.Suhadi
  • Bukankah berpisah adalah salah satu krisis terhebat dalam kehidupan manusia? –Voltaire
  • Only through time, time is conqured –T.S Eliot
  • Kadang-kadang, tak mudah mengambil sikap apabila kami sering tidak bisa merumuskan apa yang membuat “Kami” dan “Mereka” berbeda. Selain sepatu lars dan sepucuk senapan
  • Beri manusia kegelapan, dan mereka akan melihat cahaya itu –Bhisma
  • Kata Marx. dominasi hanya akan melahirkan perlawanan, bahwa seni adalah kunci
  • Tertawa bisa menunda kesangsian. Itulah efek narkotik seni –Bhisma
  • Penyembuhan itu sukar, kematian itu mudah –Bhisma
  • “Saya enggak begitu paham apa yang dikatakan nya kepada saya, tapi kira-kira ia mengatakan bahwa saya membunuh karena kata-kata, dan bahwa Tuhan sudah mulai digantikan kata-kata, dan ia makin lama makin benci kata-kata. Enggak ada orang yang hanya Obed atau hanya Acang, dan anak-anak yang tewas tidak bisa memilih. Yang ada hanya mereka yang menangis dan tidak menangis, yang sakit dan tidak sakit” –Sabas

Summarized by @astumd 21 Oktober 2018

 

Advertisements

Quotes from semua ikan di langit (2017) by Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

  • Ucapan Tuhan itu membingungkan –seperti dijelaskan pelajaran filsafat oleh professor, sementara kita masih belajar bicara. Makanya Dia berikan kita otak, bukan? Kita kan semua punya otak yang dimaksudkan Dia untuk digunakan berpikir; jadi kalau kita memikirkan Dia, justru saya rasa, itu adalah bentuk pujian dan syukur yang jauh lebih baik daripada menerima ini-itu secara bulat-bulat
  • Di seluruh dunia, taka da yang lebih menyayangi semua makhluk dan semua benda lebih tulus dan tanpa batas daripada Beliau. Hm, hm.. Tapi makhluk-makhluk itu terlalu memikirkan cara menunjukkannya daripada memikirkan bahwa betapa yang Beliau inginkan hanyalah mereka untuk juga mencintainya sama tulus dan sama tanpa batasnya; setidaknya sejauh kemampuan mereka bisa melakukannya (134-135)
  • Orang-orang yang percaya bahwa ia bisa menemukan penjelasan di balik keajaiban mungkin tidak percaya “kejaiban” itu ada sama sekali. Akan tetapi, kalaupun dia menemukan “alasan” di balik keajaiban, tidak bisakah Beliau menjadi penyebab alasan itu? Apakah itu begitu mustahil baginya? (162)
  • Beliau tersenyum. Untuk entah berapa lama, saya memikirkan apa yang harus saya lakukan untuk membuat Beliau tersenyum. Ternyata, yang perlu saya lakukan hanyalah mencintainya (171)
  • Beliau tidak suka kalau makhluk-makhluk yang disukainya dijahati (189)
  • Beliau menciptakan manusia dengan hati yang besar supaya bisa mencintai banyak, banyak hal, sebagaimana Beliau mencintai banyak, banyak hal. Dan, bahkan tanpa memiliki hati pun, Beliau selalu memeberikan kemampuan bagi setiap makhluk untuk mencintai dengan cara mereka sendiri. Orang-orang yang hanya hanya sedikit mencintai tidak punya tempat di sisi Beliau. Tidak akan pernah menjadi ikan di langit yang mengarungi dunia bersama Beliau. Ah bus yang baik… Yang lebih penting daripada mencintai Beliau adalah mencintai segala hal yang Beliau cintai (194)
  • Nasihat penjaga
    • Tetap berpikir jernih
    • Keberanian untuk terus melangkah bersama Beliau dan para ikan, melalui masa-masa sulit ini
    • Pegang teguh keyakinan dan rasa cinta kepada Beliau
    • Hanya tinggal kamu satu-satunya makhluk yang mau membela Beliau
  • Karena, ketika kita benar-benar hancur, semua terjadi begitu cepat, dan menyakitkan –begitu menyakitkan, hingga rasa sakit itu tidak bisa dikenali lagi oleh tubuh kita (235)

Summarized by @astumd 23 Agustus 2018

Quotes from Aruna dan Lidahnya (2014)

 

  • Makanan tidak membutuhkan ibadah dan kesetiaan, tak ganas maupun cemburu, ia bahkan tak punya teologi yang pasti, tak menyuruhmu mengadakan korban, menaruh sesaji dan melafalkan ayat-ayat suci, tak menampik penggemar menu lain apalagi menyatakannya sesat, ia merayakan panca indra dan bukan ketegaran hati dan pikiran, menerima yang tak sementara dan yang tak laras, mengelak dari satu perumusan , dan tak jarang menyajikan surga di sebuah piring
  • Mencicip adalah act of pleasure, dan menulis tentang kenikmatan itu adalah sebuah gesture artistic. Tapi satu-satumya seni yang benar-benar sejati, pada akhirnya, adalah membuat lahap orang lain yang menyantap. Karena itulah aku menjadi chef
  • Insting hanya bisa datang dari pengalaman; Ia tak jatuh dari langit, atau menyelusup seperti jin ke dalam tubuh, yang dengan baik hatinya mengarahkan panca indramu untuk membuat pilihan-pilihan paling jitu
  • Bukan kuantitas –tapi variasi. Variasi penting untuk mencari kualitas –Bono
  • Saya percaya kejaiban itu tak lepas dari upaya manusia. Bukan begitu? Itu berarti kita harus berupaya sampai mentok, sebelum menyerahkan sesuatunya pada Tuhan –Aruna (141)
  • Supaya sukses harus berani mengambil risiko lho! (193)
  • The number of tastes is infinite –Brillat-Savarin
  • Ingat Nak, kata papa sebelum ia meninggal, kita mendapat sebanyak yang kita beri
  • Racun : cemburu, fitnah, rasa percaya diri yang rendah, obesitas, pengkhianatan, paranoia, laki-laki pengecut –Aruna (266)
  • Pada akhirnya, kita semua kembali ke tanah, Adakah pengabdian yang lebih mulia selain memberikan seluruh hidupmu kepada bumi? Dan adakah yang lebih nista ketimbang pembunuh makhluk-makhluk tak berdosa
  • Mencintai itu tidak gampang, Nak. Mencintai berarti harus siap kehilangan. Tapi lebih baik pernah mencintai daripada enggak pernah mencintai –Bu Farida (333)
  • Apabila kamu mulai merasa tak puas dengan yang kamu miliki, bayangkan kamu kehilangan itu semua (375)
  • Kita mendapat justru ketika kita tak mengharap –Guru Aruna (382)

Summarized by @astumd

Review film. Cuba and the camera man (2017)

Review film. Cuba and the camera man (2017)

Cuba and the cameraman menceritakan kumpulan potongan video dari masa ke masa yang diabadikan oleh seorang jurnalis dari USA Jon Alpert. Video ini dimulai pada era 70an hingga kematian Fidel Castro di tahun 2016. Di film dokumenter ini kita seperti diajak langsung terjun ke Cuba saat pasang dan surut bersahabat dengan penduduk local hingga tokoh revolusioner Cuba Fidel Castro Ruz. Ada satu segmen saat cuba masih digdaya namun di segmen lain mulai degradasi karena pecahnya Uni Soviet. Daging makin langka, kejahatan merajalela, makanan dan gula dijatah, seperti tidak ada masa depan sehingga sebagian warganya eksodus ke Florida, Amerika Serika. Pelan-pelan dengan semangat warganya yang menggelora, pelan-pelan Cuba mulai bangkit melalui sektor pariwisata, tanaman hidroponik, konstruksi

Hingga meninggal dunia, Pemimpin kharismatik Fidel Castro sangat dicintai rakyatnya, dielu-elukan sepanjang abu-nya diarak, menjadi inspirasi untuk generasi berikutnya

Film ini mempunyai pesan kuat bahwa selama 40 tahun banyak hal yang bisa terjadi. Hanya seseorang yang punya keyakinan dan keberanian untuk berubah yang akan sukses. Namun sehebat apapun manusia, tidak kuasa ia melawan garis waktu.

Seperti kata Angel Borregas “Life is a mystery. A game of chance. In the cemetery it’s a different dance, where good men and ladies lie. Money is worthless when you die. You’re judged on deeds of a life goes by”

 

Another Quotes :

“Nobody dies before his time come, so I am calm. I know I am going to die. I just don’t know when. I never wear bulletproof vest. Only moral vest. It’s strong. That one has protected me always” –Fidel Castro

“Life is so short. Little by little we fade away. One by one we pass away. Life is hard”

Quotes from : Eliana – serial anak-anak mamak Tere-Liye (2011)

Quotes from :

Eliana – serial anak-anak mamak

Tere-Liye (2011)

 

  • Jangan pernah bersedih ketika orang menilai hidup kita rendah, Jangan pernah bersedih karena sejatinya kemuliaan tidak pernah tertukar. Boleh jadi orang-orang yang menghina itulah yang lebih hina. Sebaliknya orang-orang yang dihinalah yang lebih mulia. Kalian tidak harus selalu membalas penghinaan dengan penghinaan bukan? Bahkan, cara menanggapi olok-olok adalah dengan biasa-biasa saja. Tidak perlu marah. Tidak perlu membalas (32)
  • Dalam hidup ini tidak ada yang lebih berbahaya daripada mengabaikan petuah orangtua sendiri
  • Jangan pernah takut atas hal yang kasat mata di dunia ini. Jangan pernah takut pada sesuatu yang tidak sejati. Kalian keliru jika takut pada hal-hal remeh seperti itu. Melainkan takutlah berbuat jahat, mengambil hak orang lain. Takutlah menganiaya, berbohong, mencuri, merendahkan harga diri. Takutlah atas hal-hal seperti itu, sesuatu yang lebih sejati. Maka kalian tidak akan pernah takut dengan apapun lagi (139)
  • Sungai adalah simbol perjalanan air yang panjang (152)
  • Hujan sungguh memberikan kehidupan dalam artian yang sebenarnya (154)
  • Memahami, bukan sekedar tahu, itu lebih penting (154)
  • Pengetahuan itu seharusnya memberikan pencerahan, pemahaman bahwa kita harus menjaga kehidupan (156)
  • Hati yang senang bisa membuat tubuh sehat (167)
  • Tidak selalu hal yang menyakitkan harus dibalas dengan rasa sakit. Itu hanya memperbesar masalahnya (248)
  • Jika kalian tidak bisa ikut golongan yang memperbaiki, maka setidaknya janganlah ikut golongan yang merusak. Jika kalian tidak bisa berdiri di depan menyerukan kebaikan, maka berdirilah di belakang. Dukung orang-orang yang mengajak pada kebaikan dengan segala keterbatasan. Itu lebih baik (257)
  • Semakin dicari semakin tidak ketemu. Saat dilupakan, diikhlaskan, malah muncul sendiri di depan mata (268)
  • Hari ini , semua anak remaja ingin cepat pintar. Ingin cepat besar. Ingin cepat semua. Melupakan hakikat proses belajar yang sesungguhnya (277)
  • Ada saatnya ketika alam memberikan perlawanan sendiri. Saat ketika hutan, sungai, lembah, membalas sendiri para perusaknya. Ilmu seperti itu tidak memerlukan pendidikan tinggi. Hanya memerlukan kearifan memahami tabiat alam (330)
  • Bukankah Nek Kiba pernah bilang, ada banyak hal di luar kuasa kita (420)

Summarized by @astumd

Quotes from Lapis-Lapis Keberkahan (2014) Salim A. Fillah

Quotes from Lapis-Lapis Keberkahan (2014) Salim A. Fillah

  • Sungguh, aku ingin agar diriku diutus sebagai pembawa rahmat, bukan penyebab adzab
  • Kebahagiaan, bagi Camus, ada di dalam diri , berasal dari ketenangan, ketidakmelekatan, kebebasan dari segalanya, dan penerimaan akan yang absurd
  • Jalani saja dan berbahagialah
  • Bahwa jika bahagia dijadikan tujuan, kita akan luput menikmatinya sepanjang perjalanan
  • Ya Allah hanya kepada-Mu kuadukan lemahnya kekuatanku dan sedikitnya daya upayaku
  • Berkah itu menetap dalam ketentraman
  • Berkah itu nikmat yang menetap, berkekal, bertumbuh , dan bertambah
  • Orang yang masih mau dan mampu menolong di saat dirinya sendiri memerlukan pertolongan adalah pria yang kuat
  • Hanya Allah yang layak disimpuhi kedermawan-Nya, ditadah karunia-Nya, dan diharapi balasan-Nya. Mengharap kepada makhluk, hanyalah kekecewaaan
  • Hidup dari lahir hingga mati, hanyalah sependek jarak antara adzan dan shalat
  • Maka, tidak sempurna kehambaan kita pada Allah tanpa kepasrahan sejati dalam urusan rizqi
  • Jika hati penuh yakinnya akan rizqi, maka Allah ringankan piker dan jasadnya dalam upaya
  • Kematian bukanlah kesimpulan, Ia hanya sebuah perpindahan. Ia hanya pintu mungil untuk memasuki hidup diatas hidup
  • Ibrahim a.s. Dalam harapnya ada rasa takut, dalam takutnya ada rasa harap
  • Orang paling mulia adalah dia yang paling merasa tak punya kemuliaan – Imam As-Syafii
  • Ilmu adalah pengikat kebajikan
  • 20 alasan mengapa Ilmu lebih utama dari harta
    1. Ilmu adalah warisan para rasul dan nabi. Sementara harta dilungsurkan Fir’aun, Qorun dan Raja-raja
    2. Ilmu menjaga pemiliknya sedangkan pemilik harta bersusah payah memelihara kekayaannya
    3. Kekayaan akan berkurang bila dibelanjakan, sedangkan pengetahuan bertambah jika dibagikan
    4. Ilmu setia menyertai pemiliknya menuju kematian, kebangkitan dan akhiratnya. Adapun harta tidak mau ikut dan tetap tinggal di dunia
    5. Pemilik ilmu terhormat dan diperlukan semua insan dari rakyat jelata hingga raja. Adapun harta hanya berguna dalam kebutuhan para faqir dan dhuafa
    6. Bagi pemilik harta, akan bermunculan musuh jahat dan kawan yang tidak tulus. Adapun empunya ilmu, berarti memperbanyak saudara dan mengurangi seteru
    7. Pemilik harta hanya digelari yang baik-baik jika mau memberi. Adapun ahli ilmu digelari yang baik-baik sejak belajar, terlebih ketika mengajar
    8. Di Akhirat pemilik harta akan rumit urusan dan berbelit hisabnya. Sedangkan pelajar dan pengajar ilmu akan mendapat kemudahan dan syafa’at nabi-Nya
    9. Jika ilmu menguasai harta, akan menjadi mulialah keduanya. Sebaliknya jika harta menguasai ilmu akan menjadi hinalah keduanya
    10. Ketamakan pada ilmu memuliakan mereka yang masih bodoh mapun para cendekia. Tamak harta menistakan yang masih miskin juga yang sudah kaya
    11. Kemuliaan pemilik harta ada pada pernak-pernik kekayaan yang terletak di luar dirinya. Adapun keluhuran ahli ilmu adalah pengetahuan yang menyatu bersama sosoknya
    12. Semua ibadah dan ketaatan pada Allah, harus dilakukan dengan ilmu. Tapi banyak kemaksiatan keji dan munkar dapat dilakukan dengan harta
    13. Agak sukar menemukan kemaksiatan yang ditujukan untuk memperoleh ilmu. Namun bertabur banyaknya dosa-dosa yang ditujukan demi mendapatkan harta
    14. Harta menyergapkan kesedihan sebelum mendapatkannya dan mencekam kekhawatiran setelah memperolehnya . Adapun ilmu, kegembiraan dan kemanan kapanpun dan dimanapun berada
    15. Mencintai ilmu baik bagi yang memiliknya maupun tidak, adalah mata air kebajikan. Adapun mencintai harta, di kala berpunya maupun papa, adalah sumber keburukan
    16. Adam diciptakan, lalu ia dibekali ilmu dan bukannya harta yang membuatnya unggul dihadapan para malaikta dan menerima sujud penghormatan mereka
    17. Rabb kita menciptkan makluq pertamanya berupa pena, menurunkan wahyu pertama kepada Nabi-Nya dengan kalimat “baca” dan menjadikan mu’jizat utama Rasulullah berupa kitab-Nya
    18. Harta hanya bisa mulia dan membawa ke surga jika dimakmumkan kepada ilmu, adapun ilmu tak harus disertai harta untuk menjadikan pemiliknya begitu
    19. Orang yang berharta lagi berilmu yang berinfaz disamakan oleh Nabi dengan orang berilmu yang miskin yang baru berniat untuk itu
    20. Para pemilik harta mudah dijangkiti kesombongan sehingga mengaku Tuhan. Adapun pemilik ilmu dikaruniai rasa takut kepada Allah dan rendah hati terhadap sesame insan
  • Jika Allah menghendaki kebaikan bagi seoran ghamba, maka Dia fahamkan yang bersangkutan dalam agama
  • “Seorang berilmu belumlah beranjak dari kebodohan atas apa yang diilmuinya, hingga dia mengamalkannya” –Fudhail Ibn Iyadh
  • Ulul Albab adalah para pemilik akal yang sempurna dan bersih, yang memahami hakikat berbagai hal secara nyata dan benar, yang mengambil sikap secara jelas dan terang, serta bertindak secara tepat dan bermanfaat. Mereka mempunyai hati yang berdzikir dan dan berpikir, secara terus menerus lagi mendalam
  • Sungguh ilmu adalah cahaya. Dan cahaya Allah tak diberikan pada para pendurhaka
  • Ilmu itu didapat dengan belajar
  • 6 syarat meraih ilmu : kecerdasan, semangat, kesungguhan, pengorbanan, membersamai guru, dan panjangnya waktu
  • Dosa adalah pengganggu daya faham. Dan Taqwa adalah kunci ketajaman akal
  • Tak ada yang besar atau kecil dalam ilmu
  • Rabbani adalah ahli hikmah, ahli ilmu dan para pemilik kesabaran.
  • Jangan membedakan ilmu duniawi dan agamawi. Semuanya tetap ilmu Allah selama dibaca dengan asma-Nya dan difaedahkan bagi kemaslahatan insan dan semesta
  • Berwawasan luas dan suka berbagi ilmu
  • Kenalkan matahari pada mereka yang buta, Dengan hangatnya, bukan terangnya
  • Menggiring rakyatmu pada satu pendapat saja, hanya akan menimbulkan bencana
  • Apa yang sedikit lagi mencukupi , lebih baik daripada segala yang banyak tapi melalaikan
  • Barangsiapa memperbagus hal-hal tersembunyinya, niscaya Allah jelitakan apa yang tampak dari dirinya. Barangsiapa memperbaiki hubungannya dengan Allah, niscaya Allah baikkan hubungannya dengan sesame. Barangsiapa disibukkan oleh urusannya agamnya, maka Allah yang kan mencukupinya dalam perkara dunia –Umar bin Abdul Aziz
  • Sesungguhnya rizqi memburu hamba lebih banyak dari kejaran ajal terhadapnya
  • Kekayaan sesungguhnya adalah kayanya jiwa
  • Keyakinan yang tak lagi utuh, menambahkan peluh pada jalan ikhtiyar yang harus kita tempuh
  • Hakikat rizqi, bahwa ia bukan soal berapa. Sungguh ia adalah nikmat yang kita rasa
  • Maka tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rizqi, yaitu dengan yang halal dan meninggalkan yang haram
  • Milik nggendhong lali. Merasa memiliki sering membawa kelalaian
  • Hal yang paling aku takutkan di antara yang paling aku khawatirkan atas kalian adalah panjang angan dan memperturutkan hawa nafsu
  • Yang sempit akan terasa luas asalkan hati kita juga lapang
  • Manfaat zam-zam tergantung pada niat ketika meminumnya
  • Ridhalah terhadap ketetapan Allah, maka kau kan menjadi manusia yang paling bahagia. Dan ridhalah terhadap pembagian Allah, maka kau akan menjadi insan yang paling kaya
  • Kedua tangan ini tercipta untuk bekerja. Jika tak disibukkan dalam kerja ketaatan, ia kan tetap bergiat dalam kemaksiatan –Umar bin Khattab
  • “Sesungguhnya Allah cinta kepada hamba yang yang berkarya dan itqan (tekun-terampil) . Barangsiapa bersusah payah mencari nafkah untuk keluarganya, maka dia serupa dengan seorang yang berjuang di jalan Allah (HR Ahmad)
  • Bekerjalah kalian hai keluarga Dawud, sebagai kesyukuran. Dan sedikit sekali di antara hamba-Ku yang pandai bersyukur (QS Saba’:13)
  • Sesunggunya anugrah Allah tidaklah diperoleh dengan duduk-duduk dan bermalas-malasan disertai berharap pada pemberian sesama insan
  • Kita tidak berhutang, bersandar, dan mengandalkan sesame makhluk
  • Balasan bagi setiap orang adalah sesuai dengan apa yang diniatkannya
  • Sesuatu menjadi berharga karena nilainya yang langka. Nikmat itu hadir setelah payah, dan lezat itu terasa sebakda lelah
  • Susul keburukan dengan kebaikan
  • Amal shalih yang menyusul amal salah
  • Mujahadah : Kesungguhan untuk mengerahkan segenap yang ada pada diri, demi meraih taqwa hati
  • Tanda shalat yang khusyuk adalah tercegahnya sang pelaku dari berbuat keji dan munkar hingga shalat berikutnya
  • Dan tanda untuk di terimanya taubat seorang hamba adalah ketika kekeliruan lalunya tak diulang dan dia terus sibuk berketaatan. Kebaikan sesudah keburukan akab menghapus yang jelek itu. Dan hal yang lebih baiksesudah kebaikan mengantar pada ridha-Nya
  • Jika tak mampu berlomba dengan para shalihun dalam ibadahnya saingilah para pendosa dari istighfarnya –Ibn Rajab Al-Hanbali
  • Tidak sempurna suatu amal baik kecuali dengan 3 perkara. Menyegerakannya, menganggapnya kecil dan merahasiakannya –Imam Ja’far Ash-Shadiq
  • Pahalamu senilai dengan kadar payahmu
  • Ikhlas justru bermakna suatu perjalanan
  • Tanamlah kebajikanmu di kedalaman tanah. Sebab bebijian yang tampak dan menggeletak sulit untuk kukuh berakar, apalagi berbuah mekar (Ibn Athaillah)
  • Taqwa itu berhati-hati
  • Dan janganlah engkau memberi untuk mendapat lebih banyak (QS Al Mudatsir [74]:6)
  • Melawan syahwat adalah jihad
  • Allah MAha Tahu, maka berdoa bukanlah memberi tahu Dia apa yang kita butuhkan. Doa adalah bincang mesra, agar Dia ridhoi untuk kita segala yang dianugrahkan-Nya
  • Orang terpuji tidaklah terlepas dari uji
  • Sabar ada 4 hal. Menaati Allah, menjauhi kemaksiatan, menerima musibah, dan membersamai orang yang benar. Semuanya adalah juga rasa syukur kepada-Nya
  • Aku tahan pandanganku, aku jaga lisanku, aku perhatikan makananku, aku pelihara kemaluanku, aku berkata jujur, aku menunaikan janji, aku hormati tamu, aku pedulikan tetanggaku, dan aku tanggalkan segala yang tak bermanfaat bagiku
  • Barangsiapa yang tidak menyayangi, dia tidak akan disayangi
  • Pemimpin yang adil dan tangguh justru sering dihadirkan Allah dari keengganan, bukan gelora; dari kegamangan, buka kesungguhan, dari ketakutan, bukan semangat , dari penolakan, bukan keinginan, dan dari keterpaksaan, bukan kerelaan
  • Dan Aku bersamanya ketika dia menyebut Aku.
  • Jika kau telah berada di jalan Allah, melesatlah kencang
  • Berburu berkah itu alangkah berat. Tapi syukurlah kita tahu, bahwa di dalamnya ada banyak rasa nikmat
  • “Sesungguhnya pertolongan itu mengiringi kesabaran. Sesunggunnya kelapangan itu mengiringi kesempitan, dan sesungguhnua bersama kesulitan, ada kemudahan menyertainya” –Al Haditz

Book Quotes : Perjalanan rasa (2018) Fahd Pahdepie

Perjalanan rasa (2018) Fahd Pahdepie

  • Jadilah dirimu sendiri : Kita bukan apa-apa, dan bukan siapa-siapa, sampai kita mewakili pikiran dan perasaan kita sendiri
  • Sebab Tuhan tak pernah berlebihan, cobaan berat hanya diberikan kepada mereka yang kuat. Dan, Tuhan tak akan membebankan sesuatu melampaui kesanggupan kita menjalaninya
  • Percayalah, kesedihan adalah hadiah – agar pada saatnya kita dihibur dengan cara paling membahagiakan. Sering kali kita memang dibuat tak mengerti sebab kita memang tak perlu mengerti.. sering kali hidup memang harus dilanjutkan dengan cara yang tak kita inginkan
  • Betapa dungu mereka mereka yang menyia-nyiakan waktu
  • Teruslah berjalan : sebab satu-satunya cara untuk berusaha menjadi manusia yang lebih baik adalah dengan tidak berhenti mencobanya
  • Permainan memang tak perlu dimengerti secara utuh, kan? Yang penting kita bisa menikmatinya dan berbahagia – itu lebih dari cukup
  • Bermainlah dengan serius : dengan, imajinasi, visi bermain, strategi, skill, dan ketekunan. Sisanya berbagialah
  • Ah, kadang-kadang kita hanya perlu jeda, menunda semua asumsi dan prasangka.. Lihatlah ke kedalaman masing-masing dan percayalah : everything is going to be amazing!
  • “Kakak enggak takut?” “Takut. Tapi, kita bisa berdoa”
  • “Kita tidak bisa menyelesaikan semua masalah”, jawab Ayah ketika itu. “Berdoa adalah cara kita meminta bantuan Tuhan untuk bersama-sama menyelesaikan masalah yang kita hadapi
  • Tuhan mhatahu mana yang paling baik bagi kita. Sementara kita hanya bisa mengira-ngira
  • Doa adalah cahaya bagi ketidakmengertian kita
  • Tetapi “puncak” bukan soal ketinggian. Ia adalah sebuah titik dan kita bisa berdiri di sana dengan perasaan tenang, bebas dan bahagia. Titik yang membuat kita bisa melihat segala hal dari dimensi yang lebih tinggi secara lebih luas, lebih dewasa, dan bijaksana
  • Mereka yang tidak bisa menghargai perbedaan adalah mereka yang tidak bisa menghargai diri sendiri
  • Memahami perbedaan adalah tentang memahami diri sendiri
  • Hanya dirimu yang bisa mengubah hidupmu sendiri
  • Hiduplah untuk memenuhi apa yang kau butuhkan, matilah jika terus-menerus menjadi budak bagi apa yang kau inginkan
  • Hiduplah dalam keberkahan, bukan dalam hitung-hitungan
  • Keinginan adalah sumber penderitaan
  • Jadilah seperti sungai yang mengalir. Ia memberi kehidupan, menyuburkan tanah dan membersihkan batu-batu
  • Teruslah mengalir.. sesungguhnya air bersih yang diam lebih busuk daripada air kotor yang mengalir
  • Bilang sama temanmu : yang terlihat oleh mata biasanya menipu
  • Ketika kita berada dimana-mana sesungguhnya kita tidak berada dimana-mana (seneca)
  • “Alienasi” keterpisahan individu dari sesuatu yang sebenarnya memiliki arti penting bagi kehidupannya
  • Mereka yang terpisah dari kediriannya
  • Terjebak rutinitas : hidup hanya siklus lahir – sekolah – bekerja – mati
  • Ziarah adalah ikhtiar manusia melawan lupa
  • Manusia yang berzikir
  • Sisi baik orang sombong : 1. Ia punya cukup alasan dalam hidupnya untuk bisa membuktikan semua perkataannya 2. Ia punya kemampuan untuk mengkorvesikan sejumlah kelemahan menjadi keyakinan-keyakinan
  • “Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka” Neraka adalah simbol dari penderitaan. Jadi jangan sampai kamu dan keluargamu menderita baik di dunia dan akhirat
  • Aku harus selesai dulu dengan urusan pribadiku
  • Sebelum menulis, sebelum menolong orang lain, aku selalu berusaha telah lebih dahulu selesai dengan persoalan eksistensialku sebagai individu
  • Menulis membuatku bahagi. Seperti saat kita sedang memberi, berbagi, atau menolong. Selalu ada kebanggaan dan kebahagiaan yang tidak bisa dibayar dengan apa pun. Aku ingin selalu memiliki kebanggan dan kebahagiaan itu. Di atas semua itu, bagiku, menulis adalah keinginan
  • Ada yang kau tunda : Kebagiaan; Ada yang Kau nyalakan : Harapan; Ada yang kau tunggu: Kesabaran. Tuhan aku tetap bersama-Mu dan baik-baik saja
  • Mengapa kita tidak pernah mengucapkan terima kasih kepada diri kita sendiri – atas hal-hal baik, juga hal-hal buruk, yang sudah kita lakukan sejauh ini? Terimakasih telah selalu bertahan dan telah selalu memutuskan untuk kembali berjalan.. Yakinlah, kita telah dan akan selalu baik-baik saja
  • Kebijaksanaan adalah sikap dewasa mengakui “yang buruk” dan “yang salah” pada masa lalu
  • Di mana pun sebenarnya tak ada manusia yang kuat, yang ada hanyalah mereka yang pura-pura kuat (Haruki Murakami)
  • Ya sebab tidak ada keputus-asaan yang sempurna, bangkitlah bersalin rupa menjadi seseorang yang sedikit lebih kuat
  • Eternal youth is the landscape of a lie (Green Day)
  • Apakah gidup mesti kaya? Hidup mesti berbahagia
  • Kecerdasan paling agung adalah kesederhanaan
  • Sesungguhnya yang paling benar tidka akan pernah merasa paling suci dan berkuasa
  • Aku membutuhkan obyek Agung yang membuatku merasa kecil agar aku tak menjadi sombong di hadapan manusia yang lain
  • Aku tidak berTuhan dengan teori-teori
  • Keputusan terbaik adalah yang paling kita mengerti tentang diri kita sendiri dan apa yang paling membahagiakan untuk kita jalani
  • Persahabatan sejati tidak disandarkan pada kesepakatan terhadap persamaan-persamaan, tetapi kebijaksaan untuk menerima dan memahami perbedaan-perbedaan
  • Hidup tak melulu baik-baik saja – tetapi bersama-sama menghadapi hidup dengan ketegaran, keteguhan, dan perjuangan akan membuat kalian baik-baik saja
  • Percayalah, semua “luka” akan sembuh, pada saatnya