Home

Kuliah tropik Kapita Selekta (HIV/AIDS, Rabies, IO pada AIDS, Vaksin, Demam Tifoid, Ricketsia) 9 April 2018

Leave a comment

Kuliah Tropik Infeksi 9 April 2018 – Kapita Selekta

  • Antitoksin : Pasif. Vaksinasi ada yang aktif dan pasif
  • Bila sudah terkena rabies sulit disembuhkan. Kalau digigit anjing bisa dicegah dengan debridemant dan pemberian vaksin
  • Masa inkubasi rabies 2-3 bulan dari digigit sampai timbul gejala termasuk kejang-kejang
  • Pemberian HDCV (0,3,7,14 dan 28)
  • Bila sudah pernah mendapat HDCV kalau digigit anjing tidak perlu RIG

Vaksinasi Rabies

  • Rata-rata jangkauan vaksin 10 tahun
  • Vaksinasi yang boleh diberikan pada pasien HIV. Bila CD4>200 seperti orang biasa. Kontraindikasi vaksin hidup
  • Orangtua perlu vaksin zoster karena efek herpetic neuralgia sangat menyiksa mengganggu kualitas hidup
  • Efek Off label adalah khasiat obat yang tidak tertera pada label. Misal Chloroquin untuk RA. Sebenarnya kan untuk obat malaria. Tapi karena sudah menjadi guideline jadi tidak masalah. Misal lagi Alprazolam anti anxiety off labelnya sedasi anti insomnia
  • Diagnosis penyakit infeksi ada yang cek antibodi (serologi) ada yang cek antigen (PCR, nucleotida).
  • Untuk daerah endemis, typhoid dengan widal 1/320 sudah termasuk definitive atau ada peningkatan titer O 4x selama 2 minggu. Tapi kalo tidak 1/80 saja sudah bisa dibilang positif
  • Minggu ke-1 darah, Minggu ke-2 Urine, Minggu ke-3 feses
  • Probable typhoid : klinis lengkap atau hamper lengkap ditambah serologi O>1/160 H>1/160 pada 1x pemeriksaan. Klinis meliputi. Demam, gejala GI ract, pola BAB, hepatosplenomegali, Bradikardia relatif
  • Kortikosteroid boleh diberikan pada toxic Typhoid
  • Nalidixic Acid Resistant Salmonella (NARS) resisten quinolone pilihan obat : Meropenem, Imipenem atau azitromisin oral
  • Resistensi salmonella bisa primer atau sekunder. Sekunder artinya pernah sensitif namun menjadi resisten karena penggunaan antibiotika yang tidak adekuat
  • Typhoid carrier : Klinis tidak typhoid tapi feses masih mengandung salmonella. Mary Typhoid. Juru masak bernama Mary kalo dia yang masak selalu ada wabah typhoid
  • Terapi carrier cotrim selama 3 bulan

  • Penggunaan PPI terlalu sering menyebabkan penetrasi salmonella yang lebih mudah langsung ke peyer’s patch di ileum terminalis
  • Regimen ARV dan Hep B Tenofovir + Zidovudine + emtricitabine
  • HIV dengan Hep C bila CD4>450 Peg IFN + Ribavirin
  • Orang hamil dengan HIV sebaiknya melahirkan bayinya via Sectio
  • Naïve HIV sekarang langsung ARV gak usah nunggu CD4 >350
  • NRTI + NNRTI
  • Gangguan CNS jangan pakai efavirens. Toxo otak tidak boleh. Toxo mata boleh
  • Gangguan ginjal jangan pakai Tenofovir
  • Pakai lini ke 2 bila lini 1 gagal : CD4 tidak naik (kriteria imunologis), viral load meningkat, Infeksi bertambah (kriteria klinis). Evaluasi dalam 6 bulan.
  • Nevirapine hepatotoksik interaksi dengan kotrimoksazole
  • Stavudin ditarik karena terbukti menyebabkan asidosis laktat
  • TB bukan infeksi opportunistic
  • Candidiasis —> stadium 2
  • Stadium 1 —> Keputihan
  • Toxo dengan CD4<50 – Stadium 4
  • OAT diberikan dulu selama 2 minggu sebelum ARV agar kita bisa evaluasi efek samping OAT. Tapi kalau CD4<50 risiko IRIS. Jadi berikan saja bersamaan
  • Hamil dulu nevirapine enggak boleh
  • Hamil trimester I-II sebaiknya tidak diberikan acyclovir. Varicella tidak menyebabkan IUFD, Herpes simplex iya. Zoster diberikan karena menyebabkan keguguran
  • Acyclovir risiko hidrosefalus
  • Bayi baru bisa periksa PCR setelah 18 bulan
  • Window period bisa sampai 6 bulan. Artinya virus sudah ada dalam darah namun antibodi belum terbentuk
  • Penyebab diare kronis pada HIV? Isospra Beli—pakai cotrim, Balantidium coli

Terapi diare pada ODHA

  • Lini ke 3 Raltagavir, Eltasivir
  • Terapi histoplasmosis – gangguan pada paru

Terapi Histoplasmosis

  • Penggunaan fluconazole harus hati-hati karena hepatotoksik
  • Amfoterisin biaya mahal
  • Ciri PCP infiltrate difus bilateral LDH>220 LED>50 peningkatan AaO2, gagal nafas
  • Terapi Aspergillosis – Itraconazole
  • Filariasis ada akut dan kronis (elephanthiasis, limfedema, hidrokel). Terapi dietilcarbamasinedan doksisiklin. DEC 3x100mg (10 hari) Doxy 2×100 untuk membunuh bakteri Walbachia makanan dari filaria
  • Bedakan SIRS dengan bacteremia. Ada bakteri di dalam darah belum tentu menimbulkan SIRS
  • Kriteria sepsis pakai qSOFA yaitu ditemukan 2 dari 3. Cardiovaskuler (Tensi), Paru (RR), Neuro (Penurunan kesadaran). SOFA +3 trombositopenia, bilirubin tinggi, Produksi urine dan kreatinin
  • Ada juga modified SOFA
  • TB tidak menyebabkan sepsis karena hanya melemahkan imunitas seluler dan humoral
  • HIV sepsis karena Infeksi Oportunistiknya
  • Obat jangan lupa adjusting dose
  • terapi difteri ADS 40-60rb unit. PPC 4×1.2 juta unit im
  • Deteksi TORCH UK<20 minggu
  • Toxo pakai IgG avidity kalo positif HIV di terapi kalau tidak terapi ad djuvanticus
  • CMV terapi dengan griseofulvin 21 hari oral
  • Ricketsia bisa disebabkan rocky mountain . enteric fever vector serangga, pinjal
  • Antibiotika perhatian ada yang time dependent ada yang dose dependent (gentamycin)

Terimakasih dr. Vita SpPD K-PTI

Advertisements

Ilmiah siang 19/04/28 Snake Bite dan Hepatitis Autoimun

Leave a comment

Ilmiah siang 19 April 2018

Snake Bite

  • Tergigit ular tanah, WBC 14 Plt 16 FH memanjang kaki bengkak ada bite mark yang khas
  • Thrombin like enzyme membuat koagulopati
  • Tes 20 minutes whole blood clotting test. Darah vena diambil dibiarkan 20 menit di vial kalo dijungkir tidak membeku berarti 20WBCT positif
  • Venom ada yang sifatnya hematotoksik (manifestasi pendarahan) atau neurotoksik
  • Neurotoksik lebih fatal bisa mati dalam 2 jam
  • Pertolongan dengan tourniquet memang masih kontroversi. Di satu sisi bisa membuat nekrosis, disatu sisi mungkin dapat mencegah ascending spreading. Yang penting debridement dan sebisa mungkin mengeluarkan darahnya
  • SABU sebenarnya lebih cocok untuk ular jenis neurotoksik. Reference untuk ular di sebelah barat garis Wallace. Tidak untuk semua jenis ular
  • Plasma exchange bila tidak membaik dalam 5 hari setelah pemberian bisa ular
  • Dosisyang diberikan untuk inisial sebanyak 2 vial yang didilusi dalam cairan normal salindengan kecepatan pemberian 40-80 tetes per menit, dapat juga melalui injeksiintravena secara langsung dengan kecepatan tidak lebih dari 2 ml/ menit. Dosisselanjutnya dapat diberikan 6 jam kemudian. Apabila gejala envenomasi masihdidapatkan, pemberian antivenom dapat diulang setiap 24 jam dengan dosismaksimal 80-100 ml

Hepatitis Autoimun

  • ALT/AST >> ALP Kelainan hepatoseluler
  • ALP >> ALT/AST mungkin kolestatik
  • Kalau tidak respon dengan kortiosteroid bisa ditambahkan azathioprine
  • Kelainan bisa mirip gagal hati akut

Kriteria Diagnostik AIH

Indikasi terapi AIH

Alur diagnostik AIH

Tatalaksana AIH

Jadi dokter? tidak perlu pandai

Leave a comment

Keep Calm and Study Hard

One of my best time? Mungkin saat di Angkot. Lhoh kenapa? Karena disitulah waktu saya untuk membaca buku. Sejenak rehat dari penat setelah berkutat dengan jurnal ilmiah, diskusi intens dengan pembimbing, merawat pasien dan menulis thesis. Seperti Oasis. walau kadang berteman dengan debu dan keringat.

Buku yang dibaca bisa macem-macem. Religi, filsafat, novel populer, manga, sastra, biografi, puisi, buku motivasi. Berevolusi sesuai umur dan zaman. mulai waktu naik angkot ke SMP 1, SMU 2, Kuliah di FK UNAIR, Dokter Muda sampai sekarang jadi PPDS. Buku-buku ini mengajarkan banyak hal tentang hidup. menyelami kehidupan orang lain sekaligus cermin untuk diri sendiri. Menambah wawasan, membuat kita jadi lebih bijak, lebih setrong sekaligus lebih lembut, memaknai setiap momen yang kita alami.

Contohnya nih seperti buku yang sedang saya baca, “Chicken Soup for the Soul : Think Possible” kumpulan 101 cerita yang inspiratif. Salah satu yang menggugah adalah cerita dari Robin L. Reynolds. Alkisah pada saat di tempat praktik dokter, umur 17 tahun dia ditanya “Jadi Robin, apa rencanamu setelah lulus SMA?” Haah “Saya belum tahu” Ia sangat ragu karena hampir seluruh keluarganya tidak ada yang menyelesaikan strata satu. Bukan bibit yang bagus pikirnya.

“Kau tidak tahu? Hmm, mengapa kau tidak kuliah untuk menjadi dokter seperti aku?”
Tanpa pikir panjang Robin mengungkapkan apa yang ia yakin benar
“Saya tidak cukup cerdas untuk menjadi seorang dokter”

Waktu pun seolah terhenti. Dokter itu menghentikan seluruh aktivitasnya. memandang Robin lekat-lekat lalu berkata

“Robin… kau tidak harus cerdas untuk menjadi dokter, Kau hanya harus tekun”

Kata-kata dokter itu terus terekam, terpikir membayangi setiap langkahnya. Singkat cerita walaupun bukan di jurusan kedokteran ia pun berhasil kuliah. Setiap kali Ia ragu, Ia memotivasi dirinya sendiri “Aku memang tidak cukup cerdas untuk kuliah, tetapi aku bisa menjalaninya dengan tekun” tugas demi tugas ia selesaikan satu persatu dengan rajin dan penuh semangat. setiap kali berhasil menyelesaikan suatu tugas maka semakin bertambah pula rasa percaya dirinya. Ia menemukan bahwa dengan ketekunan, maka ia dapat meraih hal-hal yang tidak pernah ia anggap mungkin. Robin berhasil menjadi orang pertama di keluarganya yang lulus Strata 1 bahkan melanjutkan ke S2 meraih gelar master disaat ia sudah menjadi ibu dengan segala kesibukannya

Ya.. betapa sebuah perkataan atau pesan yang baik itu tanpa pernah kita tahu dapat mengubah jalan hidup seseorang..

HASIL tak akan pernah mengkhianati USAHA..
Bulatkanlah tekad.. sudah itu tawwakal.. Biarkan Allah pilihkan jalan yang terbaik untukmu

Catatan @astumd
23 Februari 2018 18.10

Songokou dan semangat Bushido

Leave a comment

Suka komik Jepang (Manga)? Menurut temen-temen apa persamaan dari Son-Goku, Monkey D. Luffy (One Piece), Ichigo Kurosaki (Bleach), Uzumaki Naruto (Naruto Shippuden) dan Chinmi (Kung Fu Boy)? Kalau menurut hemat saya, semua tokoh ini digambarkan sebagai tokoh yang periang namun pekerja keras, tidak mudah menyerah, suka sekali tantangan, visioner dan semangat yang tinggi untuk terus berlatih dan belajar.

Son-Goku contohnya. Tokoh ciptaaan sensei Akira Toriyama ini bener-bener legend. Bayi Goku Dikirim ke bumi lewat kapsul penyelamat, planet Goku dihancurkan oleh Frieza. Anak yatim piatu ini kemudian dibesarkan oleh kakek Gohan dan dilatih oleh si pertapa kura-kra guru Muten Roshi.

Waktu dan pengalaman membentuk Goku menjadi seorang “pejuang” yang pada saat bertarung itu pantang menyerah. sampai titik darah penghabisan. Ingat yang waktu dia melawan Frieza di planet Namec. Babak belur banget sampai di titik kritis di berhasil melampaui kapasitasnya. Bertansformasi jadi Super Saiya dan menang. Semangat demi menyelamatkan bumi, demi menyelamatkan orang-orang yang dicintainya.

Jepang itu kental dengan samurai. Prinsip-prinsip ksatria yang dianut oleh Samurai itu disebut “Bushido”. Ini tergambar banyak lhoh di serial-serial manga. Sifat-sifat ini meresap di hati anak-anak Jepang, dikisahkan melalui dongeng, cerita, novel, karya sastra, puisi, film, diceritakan kembali di sekolah-sekolah sehingga membuat bangsa Jepang menjadi salah satu negara paling maju di dunia.

Menurut Nitobe Inazo Ada 8 prinsip dalam Bushido yaitu :
1. Kebenaran (Gi)
2. Keberanian heroik (Yu)
3. Kasih sayang (Jin)
4. Saling menghormati (Rei)
5. Integritas/Kejujuran (Makoto)
6. Kehormatan (Meiyo)
7. Tugas dan Loyalitas (Chugi)
8. Pengendalian diri (Jisei)

Keren! Dan salah satu yang saya pelajari dari Son-Goku dan tokoh-tokoh protagonis lain di manga-manga Jepang….
Kalau mau jadi “Hero” milikilah kemauan yang kuat.
Jangan takut jatuh, jangan takut gagal karena….

“Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal tetapi bangkit kembali setiap kali kita jatuh” –Confucius

Catatan @astumd
Minggu, 4 Maret 2018 (10:31)

Menuju garis finish

Leave a comment

The Finish Line

“Mereka sadar bahwa mustahil jadi juara, tekad mereka hanya menaklukkan garis finish, untuk menaklukkan mereka sendiri sesungguhnya. Seperti pendidikan Moral Pancasila di sekolah,lomba lari juga pembentuk karakter” –“Ayah” (2015), Andrea Hirata

Sekolah itu seperti maraton.. setiap pelari punya kapasitas yang berbeda. ada yang cepat, ada yang lambat, ada yang berhenti di tengah jalan, ada yang di tengah keterbatasan tetap berjuang untuk sampai ke garis finish, mengalahkan diri sendiri.

Deket-deket garis finish memang berat. soalnya tenaga sudah habis.. lelah hayati bang!.. seperti pertandingan final, lawan kita makin tangguh, atau seperti kehamilan, mau melahirkan adalah saat paling menyakitkan. ada yang bilang proses persalinan itu sakitnya 10x nyeri saat fraktur tulang panjang. Tapi setelah kesusahan pasti ada kemudahan, berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Setelah itu setelah lulus kita naik tingkat, tambah ilmu, tambah manfaat, golden moment saat wisuda membuat orangtua kita menangis haru dan bangga, Orang tua yang enggak pernah lepas dari mendoakan kita, siang dan malam.

Sekolah itu proses pembangunan karakter. terutama saat buat skripsi, thesis, disertasi. secara enggak sadar kita belajar tentang kesabaran, konsistensi, kemandirian, sikap proaktif, kemampuan merangkai dan memilih kalimat, kejujuran, berargumen dengan dasar ilmiah, public speaking, semangat keingintahuan, kolaborasi, ketekunan, bertahan dari distraksi, rela berkorban, kepercayaan diri, kerendahan hati, problem solving, sintesis, sopan santun, etika saat belajar dari banyak guru

Guru itu seperti gelas atau tempat minum yang beraneka bentuk. beda bentuk, beda karakter tapi tujuannya satu, menuangkan amerta (air kehidupan), menghilangkan dahaga, memberikan ilmu yang bermanfaat untuk bekal perjalanan kita selanjutnya nanti. Nabi Muhammad SAW menggambarkan kemuliaan guru dalam salah satu hadits Riwayat At Tirmidzi “Sesungguhnya Allah, para Malaikat-Nya, penghuni langit, penghuni bumi, hingga semut di liangnya dan hingga ikan paus di lautnya pasti mendoakan orang-orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia”. Guru yang baik itu mendidik dan menginspirasi. tidak harus dalam pendidikan formal, tapi juga guru kehidupan. Kalo kata Pak Jamil motivator sukses mulia kita itu harus rendah hati, mau belajar dari siapa saja. karena air patuh terhadap hukum gravitasi, mengalir ke tempat yang rendah. begitu juga ilmu

Akhirul kalam, izinkan saya mengutip kata-katanya kakek Confusius (551-479 SM) “Pendidikan akan melahirkan kepercayaan diri. Kepercayaan diri menimbulkan harapan. Harapan melahirkan kedamaian” Jadi semakin terdidik seharusnya kita makin membawa kedamaian ya, bukan permusuhan dan perpecahan. Itu!

Catatan @astumd
Surabaya, 24 Maret 2018 (10.04)

Letnan Dua Hiroo Onoda

Leave a comment

Ketika sekelompok orang dihadapkan pada kesulitan atau situasi yang sama, satu visi, satu misi. Tidak jarang jiwa korsa (L’esprit de corps)  terbentuk dengan sendirinya. Apa itu korsa? banyak definisi. intinya seperti yang digambarkan Ibnu Khaldun adalah kumpulan dari rasa senasib sepenanggungan, solidaritas, loyalitas, dedikasi, mementingkan kepentingan bersama, rasa kesetiakawanan, satu rasa, satu asa, satu “penderitaan”

Omong-omong tentang penderitaan, Ada satu kisah nyata nih dari bukunya Mark Manson “The subtle Art of Giving a Fu*k” Tahun 1944 Jepang menginvasi Filipina. Sekelompok pasukan Jepang termasuk Letnan dua Hiroo Onoda mendapat perintah dari kaisar (1) Perlambat pasukan sekutu (2) Tetap tegak dan lawan musuh (3) Jangan menyerah. Ia pun patuh berjuang dengan gerilya, membakar stok makanan musuh, menembaki pasukan Sekutu yang masuk ke hutan. begitu terus

Sampai 1945. Jepang menyerah dengan sekutu. Selebaran dari pesawat dijatuhkan, namun saat membaca selebran ini.  Onoda tetap tidak percaya dianggapnya ini muslihat musuh. Ia tetap “berjuang” sampai semua temannya mati, sendirian sembunyi di “Lubang Forrest” Filipina, membakar stok makanan, ternak, dan terkadang menembak petani yang terlalu jauh masuk ke hutan karena dianggap nya mata-mata musuh. Tahun 1952 pemerintah Jepang menyebarkan lagi selebaran termasuk foto-foto keluarga Onoda supaya kembali ke Jepang. Lagi-lagi dia enggak percaya.

Hal ini terus berjalan selama 30 tahun sampai suatu ketika ada pemuda nekat, petualang agak hippie namanya Norio Suzuki. Misi hidupnya cuma 3. menemukan Onada, panda bear dan Yeti. strateginya.. ia akan masuk ke hutan , meneriakkan namanya dan bilang kalo kaisar mengkhawatirkan nya. Dan Ajaib. Ia menemukannya hanya dalam 4 hari. Padahal pemerintah Jepang dan Filipina nyari dia sudah bukan main.

Onoda pun akhirnya kembali ke Jepang. menjadi legenda hidup. Diundang dan diwawancara dimana-mana. dibuatkan buku. menjadi banyak inspirasi tentang semangat “Tidak menyerah”. Tapi seperti baru turun dari kapsul waktu ia sangat sedih dengan wajah Jepang masa kini yang hidup dengan budaya konsumerisme, kapitalis yang banyak dipengaruhi budaya barat. Hilang sudah nilai-nilai kehormatan dan pengorbanan yang begitu kental diajarkan saat perang. Ia menjadi depresi jauh lebih sedih daripada pada saat ia sembunyi di hutan Filipina. Lalu pada tahun 1980 Ia memilih untuk pindah ke Brazil sampai akhir hayatnya. Sementara Norio Suzuki si explorer itu mati di Himalaya saat ia berburu Yeti, manusia salju. Tak berselang lama setelah ia menemukan panda

Moral of the story. Bagi kedua orang Jepang ini Hiroo Onoda dan Norio Suzuki, penderitaan berarti sesuatu. Untuk tujuan yang lebih besar. Karena berarti sesuatu, mereka berhasil bertahan dan mungkin menikmatinya. Saat penderitaan tidak dapat dihindari. Maka pertanyaannya bukan “Bagaimana kita menghilangkan penderitaan ini” tapi “Untuk tujuan apa aku saat ini menderita”

Catatan @astumd
18 April 2018 (11.30)

NB : Terimakasih buat ami yang cerita-cerita di meja makan kisah ini beberapa hari sebelum ujian. Dengan penuh semangat, dengan mata yang berbiar-binar. ngasi semangat suamiknya. Guys ini enaknya punya istri lulusan psikologi. Serasa punya psychotherapist pribadi hehe.. #BehindTheScene

Anatomi AC compressor mobil

Leave a comment

Cap Seal

Magnetic clutch assembly

Susunan skematik AC mobil

AC mulai gak dingin. ternyata karena sudah 10 tahun magnetic clutch nya sudah aus. Cap Sealnya juga sudah kotor dan bocor. Freon pun habis dengan cepat. Normalnya Freon AC akan habis dalam 8 bulan. Mbetulin AC itu susah suah gampang. harus ditelusur mana kebocorannya satu-satu mulai dari cooling system yang ada di dalam dashboard, selang AC. Ini periksa kebocoran kayak orang tambal ban itu dialiri freon sambil cek-cek di bak isi air

Sebaiknya kalo setting temperatur jangan dipolkan. cukup di tengah. karena kalau di pol kan magnetic clutch nya akan bekerja ekstrakeras. cepat aus

Older Entries